Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sekitar Pare Kediri

FEATURES

Tentang Kopi Darat dari Warga Non Darat

Gambar
Saya senang saudari Ningrat Sanres memiliki inisiatif jumpa darat untuk grup Pare di Facebook. Dengan begini bisa menjalin silaturahim dan menambah dulur. Dulu sebelum ada Facebook ada grup di Yahoogroups yang bernama Pareku. Mailing list ini sampai sekarang masih ada, tidak didelete. Tapi sudah mati. Tidak aktif lagi. Pendirinya Fajar dan Ainur, orang Pare yang migrasi ke Ibukota. Saat milis masih aktif, ramai sekali. Lalu suatu saat lebaran, kita kopi darat. Tempatnya di rumah Sony, adiknya Dwijo, pemilik toko Bata di Pare. Selain itu pernah di rumah saya, buka bersama. Saya terharu karena banyak datang dari luar kota hanya untuk jumpa darat ini. Namun sejak ada Facebook, grup itu kekurangan darah. Lama-lama mati. Untung ada grup Pare baru di Facebook. Dan ternyata dari hari ke hari semakin banyak anggotanya. Sekarang sudah belasan ribu. Kalau sekarang ngumpul, entah.. Bagaimana ramainya nanti (apa perlu ijin kepolisian? hehehe). Senang bisa bertemu kalian, dulur Pareku... Hehehe.

Tentang Kampung Inggris Pare Kediri (10): Asal-Usul Nama Pare

Gambar
(ref: makanansehat.web.id) Akhirnya saya tahu, memang ada nama daerah bernama Pare. Selama ini saya tahu, Pare adalah jenis sayur-sayuran. Bentuknya bulat lonjong kayak Mentimun. Tapi kalau Mentimun kulitnya mulus, maka Pare ini kulitnya kasar. Berkerut-kerut memanjang dari pangkal ke ujung. Oleh: Mochamad Yusuf * Aneh juga waktu pertama kali mendengar nama daerah 'Pare'. Makanya saya tak yakin dengan nama ini, sehingga saya sampai meyakinkan pada yang memberitahu nama 'Pare' ini pertama kali. "Pare-Pare ta maksudnya?" "Bukan. Itu daerah di Sulawesi. Ini ada di Jawa. Tepatnya di Jawa Timur." "Masak?" batin saya, sambil menggaruk-garu kepala saya yang tidak gatal. Saya memang baru pertama kali tahu ada daerah nama 'Pare'. Akhirnya saya tahu, memang ada nama daerah bernama Pare. Selama ini saya tahu, Pare adalah jenis sayur-sayuran. Bentuknya bulat lonjong kayak Mentimun. Tapi kalau Mentimun kulitnya mulus, maka Pare ini kulitnya kas...

Tentang Kampung Inggris Pare Kediri (8): Sate Bekicot (Wisata Kuliner di Pare)

Gambar
(ref: mbahpung.blogspot.com) Cara makannya bisa digunakan sebagai lauk. Atau sekadar dibuat jajan. Alias langsung dimakan. Saat kita ingin menikmati sate bekicot ini, tinggal ambil saja satenya yang sudah tersedia. Bukan seperti sate ayam atau kambing yang masih dibakar dulu. Ya, persis seperti sate kerang yang sudah masak siap saji. Oleh: Mochamad Yusuf * Tahukah Anda dengan binatang bekicot? Bekicot seperti siput tapi ukurannya lebih besar. Seperti siput maka dia hidup dalam rumahnya yang seperti karang, sehingga kapan-kapan dia bisa sembunyi dalam rumahnya. Warnanya coklat kehitam-hitaman. Jalannya seperti merambat dengan kakinya yang agak melendir. Jadinya jalan yang dilewati menjadi basah. Bekicot ini banyak ditemukan di sawah-sawah. Dulu waktu saya kecil sering menemukan bekicot ini. Maklum rumah saya 'rumah mewah', rumah mepet sawah alias dikelilingi oleh sawah-sawah. Tapi saya tidak pernah membayangkan bahwa bekicot ini bisa dimakan. Sampailah saya dewasa dan tinggal d...

Simpang Lima Gumul, the Real Paris of Java

Gambar
Monument of Simpang Lima Gumul, l’Arc de Triomphe de Java After his big victory in Austerlitz, Napoleon Bonaparte wanted to make a monument to honor his loyal army. He then asked the architect Jean Chalgrin to build a victory arch. After Chalgrin passed away, Jean-Nicolas Huyot finished his work. And later in modern day, L’Arc de Triomphe de Étoile has become a must-visited building in Paris. This monument stands at the Chaillot Hill right at the middle of the five-way intersection. About 16 kilometers away from the Arc de Triomphe, I met his “twin” in Indonesia. The building is also located at the five-way intersection, which lead us to Pare, Kediri (the city), Plosoklaten, Wates (Pesantren), and Menang. It’s called Simpang Lima Gumul , in Ngasem Subdistrict, just half an hour land trip from Kampung Inggris in Pare . Do you plan to hold a gig or event in Kediri area? Simpang Lima Gumul might be the right answer. Local government of Kediri alone used to organize some exhibitions of ar...

Tentang Kampung Inggris Pare Kediri (7): Perjalanan Wisata Pare, Kampung Inggris - Batu, Malang

Gambar
(ref: audaxeastjava.com) Setelah itu melewati Songgoriti dan turun ke Batu. Tempat paling mengesankan bagi saya adalah di sini, Songgoriti. Karena kanan kiri hutan pinus yang lebat. Saking lebatnya tampak gelap, karena sinar matahari tidak leluasa menerobos. Oleh: Mochamad Yusuf * Meski lama tinggal di Pare, saya baru menyadari sebuah potensi wisata dekat Pare, kampung Inggris. Ini gara-gara kakak dipindah tugaskan ke Batu sebagai Danramil di sana. Karena itu suatu ketika saya ingin berkunjung ke rumah kakak. Kata kakak dari Pare bisa langsung ke Batu. Yakni lewat jalan pintas melewati Pujon. Akhirnya setelah mencari-cari segala informasi, saya bersama keluarga memberanikan diri silaturahmi ke Batu lewat Pujon. Maklum karena saya baru belajar nyetir di usia kepala 3, maka saya tidak pede melewati jalan pegubungan. Dari Pare saya mengarah ke selatan, menuju ke kecamatan Kandangan. Sesampai Kandangan barulah mulai terasa sejuknya pegunungan. Namun di sini masih suasana perkampungan cuku...

Antara Pare, Kampung Inggris - Batu, Malang

Gambar
(ref: audaxeastjava.com) Pare adalah daerah di kaki gunung. Sekitar 15 km ke arah selatan sudah menanjak. Mulai di sinilah, jalan-jalan mulai naik turun, berbelok-belok, sejuk, kanan-kiri tebing atau sungai dengan pemandangan yang indah. Contoh: perjalanan ke Malang lewat Pare. Pare memang sering menjadi jalur pintas dari arah barat (Solo, Jogja, Madiun) ke Malang. Normalnya ke arah Surabaya/Sidoarjo terus lewat Sidoarjo, Porong, Pandaan dan ke Malang. Namun ini terlalu jauh. Lewat Pare bisa lebih singkat. Namun kelemahannya jalan sempit, berbelok-belok, naik turun dan gelap kalau malam (karena melewati hutan). Namun bagi beberapa orang ini lebih mengasyikkan, karena melihat pemandangan yang indah. Lereng gunung, sungai, sawah, bukit dan danau. Kalau mau atau capek bisa beristirahat di pinggir jalan sambil menikmati makanan sungguh sedap. Untuk ke Malang, dari Pare naik ke Kandangan, terus Kasembon, Ngantang, Selorejo, Pujon, Batu dan akhirnya Malang. Berikut adalah sebagian kecil fot...

Unique Culinary I Found in Pare

Gambar
Pare, Kediri is not strange for me, because my wife was born and live at this town. Eventhough I was born and live in Surabaya, this city like my hometown for me. If I visit this lovable town, then I found these unique food and beverage. (ref: putroeintan.blogspot.com) Nasi Puyuh (Rice with Fried Quail) Do you know nasi ayam (cooked rice with fried or grilled chicken)? It’s too common in Indonesia. Nasi bebek (duck)? You can find such cuisine everywhere. Nasi burung dara (pigeon)? It is a bit difficult to get, yet can still be found in some food stalls or restaurants. How about nasi puyuh? This is so rare. Usually, people like quail’s eggs. You know, the egg that is only a bit bigger than a marble. On its shell, there are some small black spots. To my knowledge, only in Pare, we can meet nasi puyuh. Want to try? Easy, just go to a small stall in Pelem Village, right at the roadside of Kediri-Jombang/Malang highway, exactly in front of the mosque. But please note that their carte du j...

Tentang Kampung Inggris Pare Kediri(6): Gumul, The Real Paris van Java

Gambar
Saya di depan Arc de Triomphe ala Pare (ref: dok, pribadi) Yang jelas Arc de Triomphe ala Paris eh Pare ini sangat menyenagkan dan sayang kalau dilewatkan. Dan kalau Anda berkeinginan ke Paris namun belum kesampaian, Anda bisa menuju daerah ini untuk sementara. Membayangkan menikmati Arc de Triomphe. Mungkin Napolen Bonaparte kalau hidup malah ngiri dengan monumen ini, karena lebih merakyat. Hehehe. Oleh: Mochamad Yusuf * Setelah memperoleh kemenangan di Austerlitz, Napolen Bonaparte ingin membuat sebuah monumen untuk menghormati jasa tentara kebesarannya. Maka dengan arsitek Jean Chalgrin yang kelak dilanjutkan Jean-Nicolas Huyot karena meninggal, terbangunlah gapura kemenangan. Gapuran kemenangan ini (Arc de triomphe de l'Étoile) atau biasa dikenal sebagai Arc de Triomphe merupakan bangunan yang harus dikunjungi oleh wisatawan saat di kota Paris. Monumen berbentuk pelengkung kemenangan di Paris yang berdiri di tengah area Place de l'Étoile, di ujung barat wilayah Champs-Élys...

Tentang Kampung Inggris Pare Kediri(5): Legen Nira Kelapa (Wisata Kuliner Pare)

Gambar
(ref: zukeri.fotopages.com) Di jalan Kandangan, depan sebuah warung soto daging, ada penjual legen kelapa. Yang jual seorang Ibu. Mulai buka sekitar pukul 10.00 sampai habis. Beda dengan legen, legen nira kelapa ini rasanya manis saja. Tanpa kecut dan tanpa rasa karbonasi. Bahkan kalau kita sentuh minumannnya, terasa lengket. Istilah jawanya, pliket. Oleh: Mochamad Yusuf * Legen, sebagian orang sudah mengenalnya. Sebuah minuman khas dari daerah Tuban dan Gresik. Rasanya seperti campuran dari rasa kecut, manis dan ada karbonasi seperti coca cola. Jadi bisa bersendawa seperti habis minum Coca-Cola. Bahkan minuman legen yang asli, tanpa campuran, dan sudah disimpan lama bisa mengandung alkohol. Sehingga bisa memabukkan juga. Legen ini berasal dari pohon Siwalan. Pohon Siwalan ini banyak tumbuh di pesisir utara Jawa Timur seperti Gresik, Lamongan dan Tuban. Bentuk pohon Siawalan ini seperti kelapa, namun dengan daun yang agak melebar. Seperti daun buah Salak. Cara mendapatkan legen yakni ...

Tentang Kampung Inggris Pare Kediri(4): Nasi Burung Puyuh (Wisata Kuliner di Pare)

Gambar
(ref: putroeintan.blogspot.com) Tapi kalau nasi puyuh? Nasi puyuh? Ya, sama dengan nasi ayam. Nasi dengan lauk ayam dimakan pakai sambal dan lalapan. Namun lauknya bukan ayam, bukan bebek, bukan burung dara tapi burung puyuh. Ya, burung puyuh. Burung yang menghasilkan telur-telur kecil dengan bintik-bintik hitam di kulit telurnya. Oleh: Mochamad Yusuf * Nasi ayam? Ya, itu biasa. Apalagi nasi ayam goreng. Dimana-mana bisa kita temukan. Tidak hanya di mall-mall, restoran, tapi sekarang dengan mudah kita temukan di kampung-kampung. Dari harga mahal sekelas McD, KFC sampai murah meriah seperti Quick Chicken, Tobby Chicken dan lainnya yang seperti bagaikan jamur tumbuh di musim penghujan. Nasi bebek? Ini juga jamak, meski tidak sebanyak nasi ayam. Tapi dengan mudah kita akan temukan nasi bebek. Bahkan jaringan Bebek Purnama sudah memenuhi jalan-jalan di Surabaya dan Sidoarjo (padahal cabang Purnama ini tidak berhubungan dengan aslinya Purnama yang depan bioskop Purnama di Keputran). Nasi b...

Tentang Kampung Inggris Pare Kediri(3): Naik Angkutan Kereta Api ke Pare (Update 4/6/2013)

Gambar
KA Rapih Dhoho berhenti di stasiun Papar Kediri (ref: www.semboyan35.com) Anda pecinta kereta api? Memang naik kereta api lebih nyaman daripada naik bis. Yang jelas anti mabuk karena jarang berhenti dan jalan mendadak. Hehehe. Apalagi sekarang juga bersih, sejuk dan tanpa berdesak-desakan. Berikut cara ke Pare dengan naik angkutan kereta api. Oleh: Mochamad Yusuf * DARI SURABAYA EKSEKUTIF NAN MEWAH 1. ARGO WILIS, berangkat pk 07.30 dari Surabaya Gubeng > turun di Jombang 2. SANCAKA, berangkat pk 08.00 dan 15.45 dari Surabaya Gubeng tujuan Jogjakarta > turun di Jombang 3. BIMA, berangkat pk 18.15 dari Surabaya Gubeng tujuan Jakarta > turun di Jombang 4. TURANGGA, berangkat pk 19.00 dari Surabaya Gubeng tujuan Bandung > turun di Jombang BISNIS NAN NYAMAN 1. MUTIARA SELATAN, berangkat pk 17.00 dari Surabaya Gubeng > turun di Jombang EKONOMI MURAH MERIAH 1. RAPIH DHOHO tujuan Blitar, berangkat pk 04.30, 08.25, 10.50, 16.35 dari Surabaya Gubeng > turun di Jombang atau ...

Tentang Kampung Inggris Pare Kediri(2): Bagaimana Caranya Ke Pare

Gambar
Saya tahu letaknya Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Banyuwangi dan Situbondo. Karena saya memang pernah ke sana. Bahkan sering, seperti ke Probolinggo dan Jember. Tapi saya tidak tahu di mana letaknya Kediri, Madiun, Tulungagung, Trenggalek dan lainnya. Apalagi Pare. Oleh: Mochamad Yusuf * Sekarang pertanyaannya bagaimana caranya kita sampai ke Pare? Kalau dulu saya ditanyakan hal ini, saya mungkin sama bingungnya dengan Anda saat ini. Seperti sudah saya ceritakan di serial pertama, Tentang Kampung Inggris Pare Kediri(1): Saya dan Pare , keluarga saya kebanyakan dari Jawa Timur bagian timur. Jadi selama itu saya hanya ke arah timur dari Surabaya. Tidak pernah ke barat. Jadi saya tidak tahu bagaimana arah dan rutenya ke Kediri, Madiun, Tulungagung, Trenggalek dan sekitarnya. Saya tahu letaknya Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Banyuwangi, Situbondo dan sekitarnya. Karena saya memang pernah ke sana. Bahkan sering, seperti ke Probolinggo dan Jember. Tapi saya tidak tahu di ...

In Kampung Inggris, Everybody is so Serious on English

Gambar
(belajar bahasa Inggris sambil berpetualang)Did you know, you can improve your English while go traveling? Visit Pare! It is known as Kampung Inggris (English Village). At least, two of its villages, i.e. Tulungrejo and Pelem Village, are dominated by English learning activities. They hold English courses intensively day and night. From days to months. It’s not merely formal classes. The students sometimes travel out to some tourism site, go around with bicycles, play some games, and finally sleep in dormitory. However, they have to speak English all the time. Yes, that's English camp's rule! But of course, the program is not for native English speakers. There is no Caucasian here. The man who started this kampong development even is "just" an Indonesian. Back in 1976, a young man named Kalend Osen wanted to learn some subjects from Hajj Ahmad Yazid in Pelem Village, Pare. Mr. Yazid was a polyglot. The young Kalend then stayed as a student in Mr. Yazid’s pesantren ...

Foto: Belajar di Pedesaan

Gambar
Berikut adalah foto-foto seputar belajar bahasa Inggris sambil rekreasi di suasana pedesaan. (Belajar bahasa Inggris di tengah sawah) (belajar bahasa Inggris dengan suasana pedesaan) (belajar bahasa Inggris sambil berpetualang) (berfoto sejenak dengan para guru di bekas runtuhan benteng) (belajar bahasa Inggris di tengah sawah)

Foto: Seputar Pare

Gambar
Berikut adalah foto-foto seputar Pare - Kediri. Foto-foto di sini kebanyakan adalah tempat-tempat yang cukup dikenal oleh warga Pare. Patung Ganeca yang menjadi icon khas dari kota Pare.

Kampung Pare Yang Berubah Menjadi Kampung Inggris

Saya tidak pernah mengira bahwa kampung Pare bisa seperti ini. Menjadi tempat yang terkenal seantaro Nusantara sebagai tempat belajar bahasa Inggris. Akibatnya di jalan-jalan tampak ramai berlalu-lalang pemuda-pemudi belajar bahasa Inggris. Melihat begitu besarnya animo masyarakat untuk belajar bahasa Inggris, website Kampung Inggris ini kami luncurkan. Tujuannya adalah tempat informasi seputar kampung Pare khususnya yang ingin belajar bahasa Inggris. Semoga website ini berguna seperti yang diiinginkan. [TSA, 29/12/12 malam]