Postingan

Menampilkan postingan dengan label media massa

FEATURES

Tombol yang Hilang

Gambar
"Kita tinggal push the button." Kalimat itu diucapkan berulang-ulang oleh seorang CEO sebuah media cetak. Dia ditanya banyak tamu yang kerap berkunjung ke kantor redaksi. Mulai mahasiswa, pejabat, hingga pebisnis. Semua ingin tahu kesiapan koran dengan jaringan terluas di Indonesia itu menghadapi disrupsi digital yang telah menggerus industri media. Ditanya begitu, mantan pemred termuda itu hanya tersenyum. Menurutnya, industri digital masih belum begitu mengancam bisnis media cetak. Dia lantas memberikan contoh betapa media digital masih belum menjanjikan. Misalnya, porsi iklan masih sangat kecil dibandingkan cetak. "Gak sampai 5 persen," cetusnya. Kalaupun nanti saatnya tiba, semua infrastruktur sudah siap. Mulai sumber daya manusia hingga jaringan yang sudah tersebar di seluruh penjuru Nusantara. "Kita tinggal tekan tombol," jawabnya sambil tertawa terbahak-bahak. Waktu pun berlalu dengan cepat. Bisnis digital makin mendisrupsi media cetak. Oplah turun...

Sangkakala Kematian Media Offline?

Gambar
Mulai bulan ini keluarga kami tidak berlangganan koran. Kami suka membaca maka sejak dulu kami berlangganan. Bahkan waktu kuliah saya sudah berlangganan 2 koran dengan uang sendiri. Waktu itu saya sudah punya pendapatan dengan memberikan les privat. Koran yang kami langgan itu harga langganannya naik. Ironisnya jumlah halamannya malah berkurang. Koran itu sekarang hanya terdiri 2 section. Section 1 terdiri 3 lembar, 12 halaman. Sedangkan section 2 terdiri 2 lembar, 8 halaman. Dulu section 2 ini masih 3 lembar. Bahkan dulu koran ini terdiri dari 3 section. Yang berlangganan juga sedikit. Koran yang diantar hanya beberapa. Diselipkan saja. Mungkin karena sedikitnya, lopernya ogah-ogahan. Datangnya sering telat. Saya kira yang berhenti berlangganan tidak kami saja. Dan mungkin terus bertambah. Maka oplah koran semakin turun. Lha terus kemana orang mendapatkan berita? Dari internet. Sebaliknya dengan koran, internet semakin banyak berlangganan. Saya amati dalam kurun pandemi ini saja banya...