Postingan

Menampilkan postingan dengan label Enerlife

FEATURES

Habibie Dan 2 Wanita Yang Mempengaruhinya

Gambar
(ref: wikipedia.org) Kata Habibie dalam bukunya "Habibie dan Ainun", "Setiap pria yang sukses di belakangnya ada 2 wanita hebat. Wanita itu adalah ibunya dan istrinya." Dalam kasus Habibie, ibunya yang mendorong Habibie untuk belajar ke Jerman. Meski sebagai janda dengan banyak anak, ibunya tidak ragu membiayai sekolah Habibie di luar negeri dengan biaya sendiri. Meski Habibie kuliah di Jerman dengan biaya sendiri, dia mau saja dipanggil presiden Soeharto untuk membangun tanah air tercinta. Padahal saat itu dia sudah menduduki sebagai direktur MBB. Orang Asia pertama dan satu-satunya sampai saat ini yang mencapai kedudukan setinggi itu. Sedangkan istrinya, bersedia untuk diajak ke Jerman meski saat bertemu kembali sampai menikah tidak sampai 3 bulan. Di negeri rantau itu, istrinya tidak pulang sampai 6 tahun lamanya. Di negeri asing, dia mengorbankan karir dan ilmunya sebagai dokter untuk mendukung suaminya. Bahkan nanti kelak meski sudah bisa kerja sebagai dokter ...

Kebetulan atau Tak Kebetulan?

Gambar
(ref: sxc.hu) Banyak kehidupan kita dipengaruhi dengan berbagai peristiwa-peristiwa kebetulan. Betulkah itu 'hanya kebetulan'? Jangan-jangan itu memang sudah diatur buat kita, meski kita merasa itu sekedar kebetulan. Dalam buku 'Habibie dan Ainun", Habibie sempat bimbang ketika disuruh pulang oleh presiden Soeharto untuk membangun negeri melalui dirut Pertamina, Ibnu Sutowo. Namun saat didiskusikan dengan istrinya, Ainun, Habibie mantap pulang ke Indonesia. Habibie pantas ragu dengan perintah Soeharto ini, karena dia selama itu di Jerman dibiayai oleh ibunya yang janda dengan anak banyak (7 orang). Dan kedudukannya sudah direktur MBB, gabungan 3 perusahaan aviasi Jerman terkemuka. Juga dia berpikir banyak penolakan dan iri atas kedudukan yang diterima langsung saat kembali ke Indonesia. Dan memang seperti itulah. Banyak penolakan, termasuk banyak yang menanyakan kemampuan dan prestasi yang diraih Habibie. Jawaban Habibie sederhana. Dia tidak meminta jabatan itu. Yang ...

Nikmatnya Surga Dunia, Andakah Itu?

Gambar
(ref: sxc.hu) Surga baru bisa dirasakan nanti setelah hari pembalasan. Namun seorang teman mengatakan di dunia ini kita bisa merasakan surga dunia. Apakah itu? Katanya namanya surga dunia itu adalah apa yang kita senang mengerjakan seperti hobi, tapi tetap dibayar. Misal: kita senang memancing. Begitu senangnya sampai ikhlas saja mengeluarkan banyak uang untuk melakukan hobi memancing tersebut. Lha, ini kita sudah memancing tapi masih dibayari orang. Lho, mana ada seperti itu? Entahlah... Tapi saya kadang melihat seorang penyanyi begitu menikmati saat menyanyi di panggung. Enjoy... Tapi dia menyanyi dapat bayaran. Atau suka bermain gitar, dan dengan bermain gitarnya ini dia dapat penghasilan. Yang lain saya tahu, ada seorang teman suka menulis. Akhirnya dia memutuskan mengundurkan diri dari pekerjaannya dan bekerja sebagai penulis penuh. Sekarang dia bisa mencurahkan waktu sepenuhnya hanya untuk menulis. Memang tidak banyak seperti itu... Dan juga kadang apa yang diperoleh dari hobiny...

Kenikmatan Terbesar di Dunia

Gambar
(ref: sxc.hu) Apa yang menjadi kenikmatan terbesar di dunia? Entahlah... bagi orang lain. Kalau saya, salah satunya adalah bisa mengatur waktu sendiri. Bukan waktu yang mengatur kita. Kita benar-benar bisa menikmati hidup dengan tenang. Tidak disibukkan dengan dunia, bahkan sampai dilupakan karena dunia. Misal: kenikmatan bisa bangun sebelum adzan Subuh berkumandang, terus ke masjid untuk shalat jamaah. Lalu dilanjutkan dengan mengaji sampai matahari terbit lalu shalat 2 rakaat. Berikutnya bisa berolah raga. Namun kebanyakan justru setelah shalat Subuh jamaah (masih bagus masih jamaah), tidak sampai dzikir lama sudah keluar masjid. Terburu-buru bersiap ke ke rumah untuk mempersiapkan pergi ke kantor. Berangkat ke kantor pagi-pagi. Ini bukan kenikmatan dunia. Atau kenikmatan lain bisa saya lihat saat berangkat ke kantor melihat sekeliling masjid Al Akbar, banyak orang berolah raga. Lha, kita sibuk bekerja mereka masih berolah raga. Atau saya pernah kembali ke rumah pukul 11 siang, lewa...

Relaunch Enerlife V 2.0!

Gambar
Finally a new face of website Enerlife can relaunch. After a long time to save the desire, the opportunity finally came, the moment that there is a long vacation. Now the new design would be more convenient for browsing. I've always wanted to change the lay-out and design Enerlife website. I felt the old design was not able to accommodate more and more articles. However, for reasons of time, it can not do. Fortunately, there is a long vacation, so I can do. With new design, the website is now more simple, formal and stylish newspaper. With this new concept, may be able to accommodate my expectations with the concept of all the news can be accommodated and formal style. Hopefully this new format is more acceptable and more liked by the reader. And the important, visitors can better enjoy this article of Enerlife.