Postingan

Menampilkan postingan dengan label guillain-barre syndrome

FEATURES

Obrolan di Bawah Rindangnya Cemara (9): Peristiwa-Peristiwa Besar yang Saya Alami di Ramadhan

Gambar
(ref: sxc.hu) Peristiwa besar di Ramadhan ini adalah sebuah ujian yang sungguh sangat berat. Saya diberi sakit yang tingkatannya kata beberapa orang sedikit di atas kematian. Begitu berat sehingga kita terpukul. Oleh: Mochamad Yusuf * Sudah puluhan Ramadhan, alhamdulillah, sudah saya lalui. Bulan yang dikatakan bulan penuh berkah ini bagi saya banyak memiliki makna. Tak hanya sekedar saatnya berpuasa setiap hari selama sebulan. Tapi banyak peristiwa besar dan penting yang hadir di bulan Ramadhan yang mulia ini. Waktu kecil dulu saat bulan puasa tiba, rumah saya harus menjadi 'mushalla dadakan'. Entah apa yang menjadi motif Bapak menjadikan rumah kita menjadi mushalla untuk shalat tarawih. Dari kamar tamu, garasi, kamar tengah sampai kamar tidur semua jadi mushalla. Yang tidak dipakai hanya kamar tidur anak-anak, dapur dan kamar mandi, tentu saja. Jadi keseluruhan rumah menjadi mushalla. Mungkin niat Bapak dulu menjadikan rumah karena tak ada masjid/mushalla yang dekat dengan p...

Rahasia Rejeki (66): Rejeki Yang Sering Diabaikan

Gambar
(ref: sxc.hu) Karena itu saya sempat jengkel dengan ungkapan ‘semudah membalikkan telapak tangan’ saat membaca sebuah berita. Bagi penderita GBS, membalikkan telapak tangan sama susahnya dengan mengatur negara. Oleh: Mochamad Yusuf * Hari itu ada sebuah judul berita yang langsung menarik perhatian saya. Meski posisinya di bawah sendiri, saya ingin langsung membacanya. Setelah membaca berita itu, ingatan saya seperti terlempar ke beberapa tahun lalu. Yakni saat saya menderita sakit GBS. Ya, dia juga menderita sakit GBS itu. GBS adalah singkatan dari Guillain-Barre Syndrome. Guillain dan Barre adalah dokter yang pertama meneliti tentang penyakit ini. Mereka menemukan pertama kali penyakit ini pada 2 tentara yang berdiam di parit-parit perlindungan saat Perang Dunia I. Saat itu mereka ditemukan lumpuh. Lumpuh tanpa sebab. Menariknya mereka bisa sembuh kembali seperti sedia kala. Sejak itu penelitian tentang GBS dimulai. Penyakit ini terbilang cukup langka. Kemungkinan diidap 1 dari 200.0...

Rahasia Rejeki (50): Banyak Menolong Banyak Rejeki

Gambar
Saat pertama kali terserang, saya merasa tanpa harapan. Saya takut masa depan saya gelap seperti penderita stroke. Anggota tubuh saya dari leher ke bawah tak bisa digerakkan. Lumpuh total. Oleh: Mochamad Yusuf * Sewaktu sakit GBS (Guillain-Barre Syndrome), saya dirawat oleh seorang dokter yang sungguh luar biasa. Tak hanya memiliki pengetahuan dan ketrampilan kedokteran yang hebat tapi sikapnya yang baik. Saya jarang menemukan dokter seperti ini. Saat pertama kali terserang, saya merasa tanpa harapan. Saya takut masa depan saya gelap seperti penderita stroke, karena memang mengalami penderitaan yang sama persis dengan stroke. Anggota tubuh saya dari leher ke bawah tak bisa digerakkan sedikitpun. Lumpuh total. Sudah tahu kondisi seperti ini, rumah sakit tak mengirim dokter secepat mungkin. Padahal sejak mengetahui gejala kelumpuhan, kita langsung secepatnya ke rumah sakit. Meski itu masih sekitar pukul 2 pagi. Sampai siang tak ada yang kunjungan dokter. Akhirnya keluarga memaksa datang ...

Rahasia Rejeki (48): Menderita Sakit: Rejeki Atau Musibah?

Gambar
Ketika menderita penyakit ini, saya down sekali. Saya tak tahu nanti bagaimana, kalau saya tak sembuh-sembuh. Saya merasa masa depan saya gelap. Apalagi ketika awalnya tak diketahui ini sakit apa. Oleh: Mochamad Yusuf * Saya pernah menderita sakit GBS. GBS adalah Guillain-Barre Syndrome. Guillain dan Barre adalah orang yang meneliti pertama penyakit seperti ini. Mereka menemukan keanehan saat perang dunia I, saat beberapa prajurit tiba-tiba lumpuh. GBS adalah penyakit yang disebabkan autoimun yang tak bekerja secara normal. Tugas autoimun adalah membunuh kuman penyakit yang datang. Autoimun berada di sel darah putih. Namun entah karena apa, autoimun berubah perangai. Dia malah membunuh sel syaraf kita. Akibatnya tentu saja tubuh lumpuh. Kenapa? Gerakan tubuh sebenarnya terjadi karena 2 hal: otot dan perintah syaraf. Jadi kalau otot capek atau pegal, perintah syaraf untuk bergerak bisa saja sulit dilakukan. Demikian juga otot sehat dan kuat, tapi tak bisa menerima perintah bergerak mela...