Pengalaman Terkena Sakit Lumpuh Layu GBS (1): Awalnya Dokter Hanya Menyangka Kecapekan
EnerLife singkatan dari "Energize Your Life" atau "Energy of Our Life". Enerlife berisi tulisan dan video motivasi yang bermaksud mencerahkan pikiran dan hati. Serta motivasi kesuksesan hidup. Harapannya hidup kita menjadi mulia dan bermanfaat bagi semesta. Artikelnya bisa dibaca di blog ini: http://enerlifeid.blogspot.com dan videonya dapat dilihat di sini: https://s.id/enerlifeid.
Bekerja di sebuah kantor pastilah bertemu banyak orang. Karena lamanya bertemu (sehari bisa 8 jam) bahkan bekerja sampai puluhan tahun, teman kantor sudah seperti keluarga. Maka sangatlah mungkin mereka pernah curhat dan berkeluh kesah pada Anda.
Apa yang harus Anda lakukan bila demikian?
Sederhana! Jadilah pendengar curhat yang baik. Tapi bagaimana harusnya menjadi pendengar yang baik itu?
Sebelum Anda mengetahui bagaimana menjadi pendengar yang baik, ada baiknya Anda tahu manfaat sebagai pendengar curhat. Menjadi pendengar curhat dapat membantu menyembuhkan rasa sakitnya dan membangun hubungan baik dengannya.
Selain itu menjadi pendengar yang baik juga menjadikan kita paham dan berempati pada orang lain. Ini adalah kemampuan melihat dari sisi orang lain. Dengannya Anda lebih bijak dalam menghadapi persoalan hidup, seperti Anda jadi bersyukur karena ada orang lain yang memiliki masalah yang sama dengan Anda tapi kadarnya lebih berat.
Berikut tips menjadi pendengar curhat teman kantor yang baik:
Perhatikan juga bahasa tubuh Anda. Cara menatap lawan bicara, cara duduk atau berdiri menunjukkan kadar perhatian Anda ke dia. Posisi mendengarkan yang baik tidak hanya menyingkirkan pengalih perhatian, tapi juga meningkatkan kemampuan berkonsentrasi. Hal ini menunjukkan bahwa Anda bersikap terbuka dan mendahulukan kepentingan lawan bicara.
Bila dia meminta saran, coba tahan dulu. Ambil nafas, berpikir, dan ingat-ingat apa sebenarnya dia inginkan. Sehingga saran yang Anda berikan masih sesuai dengan harapannya. Misal: dia curhat tentang pacarnya yang selingkuh.
Dia jengkel ingin memutuskan, tapi dia masih cinta. Dia gregetan tapi inginnya tetap bersamanya. Karena itu saran Anda ke dia untuk minta dia mengecek apa benar selingkuh, jangan-jangan itu saudara jauh atau teman lama. Setelah itu bisa Anda tambahkan saran yang sebaiknya menurut Anda. Kalau tidak, takutnya dia bertahan yang akhirnya jadi berdebat. Bila pun Anda memenangkan perdebatan ini, Anda dapat saja kehilangan sesuatu yang jauh lebih bernilai. *(my/20160419)
Komentar
Posting Komentar
Terima kasih sudah hadir di website kami, Enerlife Solusi Indonesia. Kami akan merespon komentar Anda secepatnya.