FEATURES

Lebaran Macet


Teman-teman yang mudik, yang sabar. Terus yang bawa anak, tolong lebih hati-hati dan tak perlu ngebut. Keselamatan yang utama. Keluarga masih bisa menunggu. 

Oleh: Mochamad Yusuf*

Rehat sejenak. Capek. Macet di mana-mana. Entah, kenapa pengaturan di jalan seperti biasanya. Bukan perlakuan khusus kalau Ini lebaran. 

Pertama, petugas tak banyak disebarkan. Seperti hari-hari biasanya. 

Kedua, lampu merah ya seperti biasanya. Harusnya bisa manual oleh polisi memprioritaskan arus yang mudik. 

Ketiga, ini juga terkait kurangnya petugas. Di lintasan penyeberangan warga lokal, masih diatur polisi cepek. Jadi prioritas pada yang bayarin pak Ogah. Alhasil yang arus mudik macet berkepanjangan. 

Maka tadi saya mengingat-ingat situasi mudik tahun-tahun terakhir. Tapi lupa. Yang jelas tahun kemarin saya gak mudik. 

Sudah, gak mau nulis berkepanjangan. Gak sampai-sampai nanti mudiknya. Hehehe.

Teman-teman yang mudik, yang sabar. Terus yang bawa anak, tolong lebih hati-hati dan tak perlu ngebut. Keselamatan yang utama. Keluarga masih bisa menunggu. 

Selamat berlebaran. Selamat berkumpul bersama keluarga tercinta. Salam buat keluarga. 🙏🏽🙏🏽🙏🏽[Kampung Inggris, 22/3/2026 Dhuha]

Related Posts

Komentar

  1. Tak apa bermacet ria, asal bisa berkumpul di kampung halaman.. Hehehe

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah hadir di website kami, Enerlife Solusi Indonesia. Kami akan merespon komentar Anda secepatnya.