Pengalaman Terkena Sakit Lumpuh Layu GBS (1): Awalnya Dokter Hanya Menyangka Kecapekan
EnerLife singkatan dari "Energize Your Life" atau "Energy of Our Life". Enerlife berisi tulisan dan video motivasi yang bermaksud mencerahkan pikiran dan hati. Serta motivasi kesuksesan hidup. Harapannya hidup kita menjadi mulia dan bermanfaat bagi semesta. Artikelnya bisa dibaca di blog ini: http://enerlifeid.blogspot.com dan videonya dapat dilihat di sini: https://s.id/enerlifeid.
Oleh: Mochamad Yusuf*
Kemarin (3/7/2021) adik saya mengantar anaknya ke pondok An Nur 2 di Bululawang, Malang. Sabtu kemarin itu adik saya harus berpisah dengan bontotnya yang baru lulus SD itu untuk menuntut ilmu di pondok. Tentu perpisahan ini berat bagi mereka.
Beratnya nanti berlanjut bagi sang anak. Selain harus berpisah dengan keluarga, teman-teman bermain dan kampung halaman, berpisah dengan HP, waktu luang lebih sedikit, juga harus melalui kegiatan yang padat selama di pondok.
Seluruh hidupnya, mulai bangun tidur sampai bangun tidur adalah belajar. Tidak ada leha-leha. Semua waktu sudah dijadwal dengan berbagai kegiatan ketat. Tentu saja tetap ada waktu untuk istirahat.
Bagi anak, mondok itu berat. Bagi orang tua juga berat. Tak hanya berat berpisah, tapi bisa saja ada biaya tambahan. Biaya untuk berkunjung, biaya untuk pembelian barang pribadi yang hilang, tambahan uang saku dan lainnya.
Tapi mereka percaya pepatah 'proses tak mengkhianati hasil'. Beratnya mereka pasti ada hasilnya. Pasti ada bedanya. Mari kita simak beratnya perjuangan mereka.
- Beratnya anak yang mondok:
- Beratnya wali yang anaknya mondok:
- Manfaat mondok:
Selamat berakhir pekan. Tetap jaga kesehatan ya! [TSA, 04/07/2021]
Tetap semangat ya para santri dan wali santrinya.. 💪🏽💪🏽💪🏽
BalasHapus