Pengalaman Terkena Sakit Lumpuh Layu GBS (1): Awalnya Dokter Hanya Menyangka Kecapekan
EnerLife singkatan dari "Energize Your Life" atau "Energy of Our Life". Enerlife berisi tulisan dan video motivasi yang bermaksud mencerahkan pikiran dan hati. Serta motivasi kesuksesan hidup. Harapannya hidup kita menjadi mulia dan bermanfaat bagi semesta. Artikelnya bisa dibaca di blog ini: http://enerlifeid.blogspot.com dan videonya dapat dilihat di sini: https://s.id/enerlifeid.

Patung Ganeca, petilasan kerajaan terdahulu sebagai tetenger Pare.
Ada alternatif lain liburan yang mencakup itu semua: dapat teman baru, pengalaman baru, melihat pemandangan berbeda, namun masih ada plus-nya. Yakni belajar bahasa Inggris. Keren kan. Dimana itu?
Oleh: Mochamad Yusuf*
Liburan sekolah telah tiba. Sesuatu yang ditunggu anak-anak akhirnya sampai juga. Mereka pasti punya banyak rencana. Seperti liburan ke rumah nenek, liburan ke luar negeri atau liburan ke tempat wisata terkenal kayak di Bali atau Jakarta.
Semuanya menyenangkan. Karena dengan liburan itu jadi bertemu dengan teman-teman baru, sanak saudara atau kakek-nenek, paman-bibi dan lain. Melihat pemandangan yang baru yang jarang ditemui di rumah sehari-hari, seperti Kerbau di sawah, pantai, gunung dan lain-lain. Atau mendapat pengalaman baru: bertemu dengan orang asing yang berbahasa beda di luar negeri, mandi di pancuran sungai dan lainnya.
Tetapi itu semua memungkinkan kalau ada kesempatan seperti tempat tinggal kakek-nenek memang di desa/daerah yang berbeda. Kalau tempat tujuan (kakek-nenek, paman-bibi) juga sama kotanya, mungkin pengalamannya hampir sama. Sama-sama melihat kemacetan. Hehehe.
Atau hal ini bisa terjadi kalau ada dana yang cukup (keluar negeri butuh biaya banyak kan?). Masih harus mengurus paspor dan visa, pesan tiket pesawat jauh-jauh hari sebelumnya dan lainnya.
Dan itu semua masih memerlukan 'effort' kita. Kalau liburan ke dalam negeri, kita mungkin bisa mengantar dan menjemput ke tempat tujuan, tapi kalau ke luar negeri mau tak mau harus ikut menemani. Tak apa kalau kita punya kesempatan menemani, kalau tidak?
Ada alternatif lain liburan yang bisa mencakup itu semua: dapat teman baru, pengalaman baru, melihat pemandangan yang berbeda, namun masih ada plus-nya. Yakni belajar bahasa Inggris.
Liburan di mana itu?
Liburan di desa Tulungrejo dan sekitarnya di kecamatan Pare, Kediri, Jawa Timur. Lokasi ini masih di desa. Ada sawah dan kerbaunya. Dekat gunung Kelud, sehingga bisa melihat pemandangan.
Banyak candi dan peninggalan purba lainnya bekas kerajaan-kerajaan seperti kerajaan Dhoho, Kediri dan lainnya. Juga kalau beruntung bisa menikmati buahnya langsung dari pohonnya: Durian, Nanas,Pepaya, Mangga dan lainnya.
Juga dapat berkenalan dengan teman-teman baru dari seluruh Indonesia. Kampung ini banyak sekali tempat kursus bahasa Inggris yang membuatnya terkenal seantaro Nusantara. Banyak orang pergi ke kampung ini untuk belajar bahasa Inggris. Sehingga kita di sini bisa bertemu banyak orang. Ada yang berasal dari Kalimantan, Jakarta, Sulawesi, Sumatra dan lainnya.
Mahal? Tidak. Banyak paket kursus selama liburan, sekitar 1 minggu, dengan biaya hanya 100 ribu. Tentu masih banyak paket kursus lain dengan berbagai variasi waktu dan intensifikasi jam pelajaran. Sehingga harganya juga berbeda.
Biaya yang dikeluarkan paling biaya untuk tempat tinggal (ngekost) dan makan. Namun Pare bukanlah kota besar. Di sana sepiring nasi pecel masih 2.500 (air liur saya menetes sangat mengetik nasi Pecel ini, karena saya selalu menyukai nasi Pecel Pare ini. Hehehe).
Lembaga kursus apa yang seharusnya kita ambil?
Itu pilihan anda. Hehehe. Yang jelas, di sana ada banyak sekali lembaga kursus bahasa Inggris. Mungkin puluhan bahkan ratusan. Mungkin lebih dari 300. Dalam artikel berikutnya, akan saya sampaikan daftar lembaga kursus bahasa Inggris di desa Tulungrejo dan sekitarnya di Pare, Kediri. [PURI, 20/6/2012 bakda Ashar]
~~~
Artikel ini merupakan artikel rintisan. Saya mencoba untuk mengumpulkan data lembaga kursus di kampung Inggris ini. Kalau Anda punya data lembaga kursus lain, silakan infokan saya di kontak yang kami sediakan. Ditunggu. Terima kasih.
Sekarang tak mungkin bingung bagaimana cara ke Pare. Selain lebih nyaman, juga lebih banyak alternatif transportasinya.
BalasHapus