Pengalaman Terkena Sakit Lumpuh Layu GBS (1): Awalnya Dokter Hanya Menyangka Kecapekan
EnerLife singkatan dari "Energize Your Life" atau "Energy of Our Life". Enerlife berisi tulisan dan video motivasi yang bermaksud mencerahkan pikiran dan hati. Serta motivasi kesuksesan hidup. Harapannya hidup kita menjadi mulia dan bermanfaat bagi semesta. Artikelnya bisa dibaca di blog ini: http://enerlifeid.blogspot.com dan videonya dapat dilihat di sini: https://s.id/enerlifeid.
Oleh: Mochamad Yusuf*
Sejak boomingnya HP merk lokal/Cina, saya penasaran dengan HP-HP ini. Apa yang membuat HP tersebut disukai oleh konsumen Indonesia? Kenapa sampai begitu laris? Begitu larisnya sampai market sharenya menggerogoti market share HP branded.
HP branded adalah HP merk global, di negara lain bisa kita temukan HP merk ini. Contohnya Nokia, Motorolla, Samsung, LG, SonyEricsson dan lain-lain. Sedang HP lokal adalah merk HP yang hanya kita temukan di Indonesia. Di negara lain, kita tak menemukan merk ini. Contoh HP lokal adalah Nexian, Ti-phone, HT Mobile dan lain-lain.
Ada juga merk regional yang hanya ada di negara-negara tertentu seperti K-Touch, CSL dan lain. Juga ada merk Cina, yang aslinya dari negara Cina misal Huawei dan ZTE.
Apa yang istimewa dari HP lokal/Cina ini? Apa yang dimilikinya yang tak dimiliki oleh HP branded, sehingga konsumen Indonesia menyukainya?
Kelebihan HP lokal adalah harganya. Terjangkau. Bahkan bisa dibilang murah sekali. Misal HP branded berkoneksi 3G, harganya sekitar 900 ribuan. Tapi HP lokal dengan fitur yang sama, harganya cukup 500 ribuan.
Yang lain adalah fitur yang dimilikinya. Banyak fitur yang dimiliki oleh HP lokal tak dimiliki HP branded. Misalnya: TV analog. Dengan fitur ini, penggunana HP lokal bisa menyaksikan siaran TV tanpa makan pulsa, karena menggunakan koneksi analog. Persis seperti TV biasa menyiarkan program.
HP branded sebenarnya juga memiliki fitur TV ini. Tapi mereka menggunakan koneksi internet. Dan ini makan pulsa. Tentu saja kualitasnya lebih bagus. Tapi bagi konsumen Indonesia kualitas tak diperhatikan. Karena fitur TV ini hanya sekedar hiburan di kala senggang. Kala tak ada kegiatan yang bisa dilakukan. [TSA, 10/02/2011]
[BERSAMBUNG]
Komentar
Posting Komentar
Terima kasih sudah hadir di website kami, Enerlife Solusi Indonesia. Kami akan merespon komentar Anda secepatnya.