Pengalaman Terkena Sakit Lumpuh Layu GBS (1): Awalnya Dokter Hanya Menyangka Kecapekan
EnerLife singkatan dari "Energize Your Life" atau "Energy of Our Life". Enerlife berisi tulisan dan video motivasi yang bermaksud mencerahkan pikiran dan hati. Serta motivasi kesuksesan hidup. Harapannya hidup kita menjadi mulia dan bermanfaat bagi semesta. Artikelnya bisa dibaca di blog ini: http://enerlifeid.blogspot.com dan videonya dapat dilihat di sini: https://s.id/enerlifeid.
Oleh: Mochamad Yusuf*
Sebuah SMS datang di HP saya. Sebuah SMS status Facebook seorang teman. Ya, saya memang mengaktifkan fitur 'Facebook Text'. Dengan fitur ini saya bisa berlanggan status seorang teman Facebook. Keuntungannya setiap ada status baru dari seorang yang dilanggan, akan dikirim secara langsung via SMS ke HP saya.
Dengan fitur ini saya tak akan melewatkan setiap status yang dibuat. Kapanpun dia buat status, saya akan tahu. Biasanya saya gunakan untuk berlanggan pada kerabat dan teman-teman dekat. Sehingga saya bisa tetap menjalin silaturahmi.
Dan menariknya untuk semua ini, saya tak mengeluarkan uang sama sekali. Alias gratis. Jadi kenapa tak dimanfaatkan saja?
Saya tap SMS tersebut, karena HP saya berlayar sentuh. Lalu terlihat SMSnya. "Ya Tuhan, hijrahkanlah saya ke tempat yang menyenangkan. Tempat yang bebas dari segala masalah. Jauh dari suasana yang menyakitkan hati. Jauh dari orang-orang yang hanya bikin jengkel saja. Amin."
Saya terdiam. Perlu dikomentari apa tidak ya.
Saya mengingat-ingat apa masalahnya. Apa masalah itu? Beberapa waktu lalu dia memang memiliki masalah. Cukup rumit. Tak sampai bunuh diri sih, tapi cukup bikin frustasi. Statusnya penuh dengan rintihan, keluhan, umpatan dan doa. Saya yang jauh dari dia, penasaran apa masalahnya.
Akhirnya saya message, lalu datang jawaban. Meski dia tak mengaku persisnya, dia hanya menceritakan memiliki masalah berkaitan dengan suaminya. Karena penasaran saya buka wall-nya dan mencoba mempelajari permasalahannya. Sepertinya suaminya memiliki selingkuhan atau ada wanita yang menyukai suaminya, dan melakukan terror. Entah mana yang benar.
Masih berpikir mengomentari statusnya atau tidak, datang lagi sebuah SMS. Sama yakni SMS Facebook Text. Dan tetap sama juga dari teman tersebut. Smsnya berbunyi, "Ya Tuhan, hijrahkanlah aku atau hijrahkanlah tetanggaku ke tempat lain. Amin."
Hmm… saya mulai paham. Ternyata dia memiliki masalah dengan tetangga. Dan permasalahan ini membuatnya tidak nyaman untuk tinggal.
Saya tak tahu dia tinggal di mana sekarang. Dulu sebelum pindah ke sebuah kota di Jawa Tengah, saya pernah beberapa kali bertandang ke sana. Di Surabaya dia tinggal di perumahan elit. Rumahnya sangat bagus. Bahkan saking bagusnya, rumahnya sampai masuk liputan media massa lokal. Wajar kalau dia bisa memiliki rumah semewah itu, karena suaminya petinggi sebuah perusahaan telekomunikasi.
Membaca keluhannya itu saya menyadari sebuah rezeki lain: tetangga. Dalam sebuah hadits, salah satu kebahagiaan adalah mendapat tetangga yang baik. Padahal kita tak tahu bagaimana tetangga kita sewaktu mau membeli dan pindah ke rumah baru itu. Baru tahu setelah kita tinggal beberapa waktu lalu. Dan keputusan untuk membeli dan pindah, bukanlah keputusan mudah dan murah.
Jadi memang sebuah misteri. Apakah nanti ketika tinggal di rumah yang baru, tetangganya menjadi rezeki atau malapetaka? Semua tergantung pada Tuhan yang akan memutuskan. Kita hanya bisa berdoa dan beriktiar.
Tiba-tiba saja saya menyadari sebuah rahasia rezeki lain: harmonisnya dengan tetangga. Semoga saya mendapat kebahagiaan seperti itu. [XL, 29/10/2010 bakda Ashar]
Update terbaru [15/4/2026] Fitur Fb Text itu sudah lama dimatikan. Mungkin karena dulu internet tidak semudah dan secepat sekarang. Oleh Fb diberi fasilitas itu.
BalasHapus