Pengalaman Terkena Sakit Lumpuh Layu GBS (1): Awalnya Dokter Hanya Menyangka Kecapekan
EnerLife singkatan dari "Energize Your Life" atau "Energy of Our Life". Enerlife berisi tulisan dan video motivasi yang bermaksud mencerahkan pikiran dan hati. Serta motivasi kesuksesan hidup. Harapannya hidup kita menjadi mulia dan bermanfaat bagi semesta. Artikelnya bisa dibaca di blog ini: http://enerlifeid.blogspot.com dan videonya dapat dilihat di sini: https://s.id/enerlifeid.
Oleh: Mochamad Yusuf*
Sikap sabar - yang harus kita miliki itu - dapat kita renungi dari kisah Nabi Yunus. Alkisah, Nabi Yunus ditugasi Allah untuk berdakwah umatnya untuk kembali kepada jalan yang lurus. Hanya beribadah kepada Allah, Tuhan Yang Esa. Jangan sampai menyembah selain-Nya.
Tetapi umatnya tidak menghiraukan. Mereka tetap syirik. Mereka mengacuhkan seruan Nabi Yunus. Mereka bahkan mengejek dan mentertawakannya. Bukti-bukti yang diberikan Nabi Yunus, selalu dikatakan hanya sebagai kebohongan.
Awalnya Nabi Yunus tidak menghiraukan keacuhan umatnya. Dia pantang berputus asa. Tetapi dia tetap manusia, meski menyandang predikat Nabi, yang mempunyai batas kesabaran. Akhirnya dia sudah demikian putus asa, dan memperingatkan umatnya akan bencana yang menimpa mereka bila mereka tetap ingkar. Setelah itu Nabi Yunus pergi dari umatnya.
Dengan langkah putus asa, Nabi Yunus berjalan dengan langkah gontai mengarungi lembah, gunung, sungai dan desa-desa. Dia berjanji tidak akan kembali ke desanya. Biar mereka menanggung bencana, kutuk Nabi Yunus dalam hati.
Sepeninggal Nabi Yunus, berarak awan hitam yang menyeramkan menggantung di langit desa umat Nabi Yunus. Petir, badai dan penyakit mulai datang. Mereka mulai menyadari kebenaran seruan Nabi Yunus.
Untungnya, mereka cepat sadar. Mereka bertobat. Mereka menyadari kebodohan yang diperbuat. Meraka sadar patung-patung yang mereka sembah tidak dapat menolong mereka. Mereka memanggil-manggil dan menyeru kembali Nabi Yunus.
Maha Suci Allah. Allah Maha Pengasih dan Penyayang. Allah menyingkirkan bencana yang mau ditimpakan pada mereka. [BRAWET, 19/12/1995]
Sabar itu subur. Mudah mengatakannya tapi sulit dilakukan. Tidak berarti tidak mungkin. Tapi berat.
BalasHapus