Postingan

FEATURES

Beratnya Perjuangan Masuk Gontor Putra

Gambar
Mulai Selasa 13 April Pondok Modern Darussalam Gontor membuka pendaftaran sebagai santrinya. Berarti dimulailah proses seleksi yang cukup lama dibandingkan sistem pendidikan umum. Karena sekarang ada pandemi maka ada perbedaan, namun pada dasarnya hampir sama. Maka disinilah kita melihat perjuangan para pemuda dan pemudi seluruh Indonesia masuk Pondok Modern Gontor Putra. Mereka kebanyakan siswa lulusan SD. Meski ada juga yang lulusan SMP. Dan ada juga yang lulusan di atas level itu. Mari kita lihat mereka, para pemuda, berjuang masuk Gontor. Sebagian dari mereka sudah mempersiapkan beberapa waktu sebelum pendaftaran. Siang malam belajar di kota kampung halaman. Inilah permulaan perjuangan mereka menuntut ilmu. Dan bila mereka lolos masuk Pondok Gontor perjuangan ini berlanjut 4-7 tahun lagi. Selamat berjuang! Semoga sukses dan diterima Allah. https://youtu.be/KS25PrAYfOk

Apa Yang Kita Inginkan Belum Tentu Baik Bagi Kita

Senin kemarin (22/3/2021) telah diumumkan hasil seleksi SNMPTN (jalur undangan masuk PTN tanpa tes). Banyak yang senang, karena bisa jadi itu sebagian langkah menuju cita-citanya sejak kecil. Tapi lebih banyak yang sedih. Sebab bagaimanapun yang tidak lolos lebih banyak. Oleh: Mochamad Yusuf* Bagi yang sedih, itu bukanlah akhir segala-galanya menggapai cita. Masih ada jalur tulis (SBMPTN). Juga dapat masuk sekolah kedinasan (sekolah negeri diluar milik Kemendikbud dan Kemenag). Dan kadang takdir ditetapkan Allah bisa lebih baik. Seperti kisah yang dialami 2 sobat kental ini. Dua sahabat ini bertemu di sebuah SMP negeri favorit. Seringkali pulang sekolah bareng karena sejalur jalannya. Dan SMA-nya mereka diterima di SMA negeri favorit di kota itu. Sekolah yang sepertinya wajib dimasuki anak-anak pintar. Alhasil konon separuh mahasiswa fakultas kedokteran sebuah PTN favorit dari SMA itu. Kayak bedhol (pindah) sekolah saja. Mereka memiliki cita-cita yang sama. Insinyur teknik penerbangan....

Ingin Hidup Sukses & Bahagia? Rajinlah Istighfar! | Ceramah Bagus Ustadz SELAMET JUNAIDI

Gambar
Kadang manusia tidak tahu apa yang harus dilakukannya. Saat muda mengejar materi mengabaikan sehat. Saat tua sudah punya materi namun habis bayar sehat. Ingin bahagia namun kegiatan yang dilakukan malah bikin menderita. Ingin enak tapi ikhtiar yang dilakukan justru bikin cemas dan gelisah. Padahal Allah sudah memberi resepnya. Mudah. Cukup beristighfar. "dan hendaklah kamu memohon ampunan kepada Tuhanmu dan bertobat kepada-Nya, niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik kepadamu sampai waktu yang telah ditentukan. Dan Dia akan memberikan karunia-Nya kepada setiap orang yang berbuat baik. Dan jika kamu berpaling, maka sungguh, aku takut kamu akan ditimpa azab pada hari yang besar (Kiamat)." QS 11:3 Sayangnya untuk mau beristighfar itu yang berat. Karena agar mudah beristighfar ini butuh kondisi tertentu. Apakah itu? Kapan saja kita bisa beristighfar? Mari kita ikuti uraian Ustadz SELAMET JUNAIDI, Deputi Dakwah Ikadi Jatim dan Konselor Keluarga. Yang juga wajahnya sering kit...

Hidup adalah Perjalanan Tidak Terduga

Gambar
Tadi malam melihat film 'The Hobbit: An Unexpected Journey'. Saat melihat film ini rasanya melihat kehidupan kita. Pernahkah Anda menyadari saat malam-malam yang hening, bagaimana Anda bisa bekerja di kantor Anda saat ini? Tinggal di sebuah daerah yang jauh dari kampung halaman? Apakah Anda pernah merencanakannya bekerja dan tinggal di sana? Oleh: Mochamad Yusuf* Itu mungkin karena sebuah keputusan. Entah ikutan teman, melamar sebuah pekerjaan atau bertemu seseorang. Dan akhirnya Anda mungkin bekerja di sebuah tempat yang tidak pernah Anda bayangkan. Bahkan tinggal di tempat yang juga belum Anda bayangkan dulu. Sebuah tempat yang jaraknya mungkin cukup jauh dari rumah Ibu,kampung kelahiran Anda. Yang bisa saja itu adalah tempat akhir Anda kelak. Beberapa waktu lalu diberitakan ada seorang anak bertemu kembali dengan ibunya setelah berpisah selama 35 tahun. Dia berpisah saat masih kanak-kanak. Dan menariknya anak ini, sekarang ya sudah tua, ditemukan di pulau terpencil di kepula...

Sadar Pentingnya Berkelompok Dalam Beribadah

Gambar
Beberapa waktu terakhir saya mengikuti gerakan ODOJ (One Day One Juz). Gerakan dilakukan kelompok yang saya ikuti. Satu kelompok ditarget menyelesaikan 1 juz seharinya. Lalu 1 juz ini dibagi dalam kelompok, anggap saja 1 orang 1 lembar (2 halaman). Karena berkelompok kita saling mengingatkan dan memotivasi untuk terus membaca sesuai jatahnya. Di hari-hari normal, membaca Al Qur'an 2 halaman sehari (24 jam) bukanlah sesuatu yang berat. Namun kadang-kadang ada hari yang membuat kita sibuk. Seperti kemarin saya harus rapat kerja. Untuk lebih fokus kita sampai dikarantina di tempat tertentu. Kita bekerja non stop sampai malam. Tengah malam ketika sudah selesai, badan saya sudah terasa lelah. Saya tahu kalau di hari biasa sebelum mengikuti gerakan ODOJ, saya pasti melewatkan hari itu tanpa membaca Al Qur'an. Alasannya masuk akal: capek! Dan itu bisa diterima. Tapi saat mengikuti gerapan ODOJ, ada perasaan terus untuk menyelesaikan jatahnya hari ini. Maka dengan semangat dari teman-t...

Film 'Changeling' Seakan Membawa Amerika Dulu ke Indonesia Sekarang

Gambar
Film 'Changeling' sebenarnya adalah sebuah kisah sederhana. Bercerita tentang seorang ibu tunggal (mama single parent itu diperankan si cantik nan seksi, Angelina Jolie) yang berputra tunggal. Suatu ketika dia disuruh nglembur padahal sebenarnya libur, dia tinggalkan anaknya di rumah. Ini jadi pertemuan terakhir. Karena kemudian anaknya hilang. Oleh: Mochamad Yusuf * Saat dia melaporkan ke polisi, polisinya mempersulit. Dikatakan tidak ada personil yang bisa datang. Atau menunggu 1 x 24 jam dulu sebelum polisi bergerak. Intinya polisi membuat sulit. Seperti mengikuti pepatah, kalau bisa dibuat sulit mengapa harus dipermudah. Ternyata ini karena kondisi dunia polisi di sana yang buruk. Korupsi, kolusi, mafia dan permainan kasus. Bahkan polisi memainkan permainan kasar. Bayangkan sampai ada anak yang disuruh mengaku sebagai anak yang hilang. Mana mungkin Ibu tidak mengenali anaknya? Eh, Ibunya malah disalahkan polisinya. Karena setelah 6 bulan, bisa jadi anaknya berubah dan kondi...

Lebih Baik Mondok di Pondok Pesantren Daripada Sekolah Umum?

Gambar
Sebulan lagi Insya Allah kami bertemu kembali dengan putri kami yang sedang belajar di Gontor Putri 1. Bila pulang nanti berarti kami baru berjumpa selama 1 tahun ajaran penuh. Oleh: Mochamad Yusuf* Memang pandemi ini mengubah kebiasaan kami. Dulu saat normal setiap bulan kami berkunjung ke kampusnya di Mantingan, Ngawi. Selain membayar SPP, mengirim perbekalan (makanan kecil) juga melepas rindu. Namun di masa pandemi ini, kami dilarang mengunjungi ananda. Kami maklumi demi kebaikan bersama. Kami tetap bersyukur karena dia dan teman-temannya tetap sekolah dan berkegiatan layaknya saat normal. Wajar karena mereka sudah me-lockdown sendiri. Maka betapa besar kerinduan kami pada ananda. Sehingga terakhir-terakhir kami punya kebiasaan baru. Yakni merekam pembicaraan saat ananda telpon kami. Ini tidak pernah kami lakukan saat normal dulu. Sehingga saat kami terbit rindu, kami dengarkan rekaman itu. Kami nikmati suaranya yang penuh semangat (berarti dia menikmati sekolah di sana). Kami senan...

Gathering Wikimu.Com Surabaya Bersama Keluarga

Gambar
Lama berorganisasi dan hadir di berbagai pertemuan, pertemuan inilah yang paling saya suka. Saya bisa aktif di kegiatan itu, istri rekreasi, Zidan dan Zelda punya pengalaman baru: memancing. Kok bisa? Oleh: Mochamad Yusuf* Kali ini Wikimu.com mengajak anggotanya di Surabaya melakukan pertemuan kembali. Ini adalah pertemuan kedua yang dihelat secara resmi oleh Wikimu.com. Di luar itu, secara informal kita pernah melakukan pertemuan. Tapi tetap ada kesamaan di antaranya: yang datang itu-itu saja. Hehehe. Wikimu.com adalah website 'citizen journalism' yang paling besar. Apakah yang pertama? Saya tak tahu. Tapi yang terutama, ya saya yakin. Ini bisa dilihat dari jumlah anggota, artikel yang dimuat dan jumlah kunjungan ke website tersebut (hits). Sebagai 'citizen journalism', yang mengisi website bukanlah para awak redaksi. Tapi dari para pembacanya sendiri. Inilah mungkin aplikasi dari 'New Wave Marketing'. Tidak searah vertikal, tapi 2 arah horizontal. Yang menghid...

Terpaksa Harus Pipis di Celana Alias Ngompol

Gambar
(ref: www.newmobilemedia.com) Beberapa tahun lalu ada sekelompok orang yang datang ke markas Samsung di Seoul, Korea. Mereka yang tidak biasa berpakaian rapi, karena para programmer, berusaha rapi karena harus mempresentasikan hasil karyanya ke petinggi perusahaan seluler besar dunia. Oleh: Mochamad Yusuf* Meski sudah mempersiapkan jauh-jauh hari sebelumnya, presentasi mereka gagal total. Hasil jerih payahnya bertahun-tahun tidak dilirik oleh para CEO Samsung. Para CEO ini bahkan mencibir dan mentertawakan pekerjaam mereka yang sebenarnya ingin ditawarkan para programmer tersebut ke Samsung. Untung mereka tidak patah arang. Bahkan keberuntungan mendatangi mereka. Karena hanya berselang 2 minggu kemudian hasil karya mereka dibeli oleh perusahaan dunia. Bukan perusahaan seluler memang, tapi malah perusahaan IT terbesar dunia: Google! Mereka yang tidak rapi itu adalah Andy Rubin dan timnya. Dan hasil karya yang ingin dijual mereka adalah: Android. Sekarang Android merupakan 'platform...

Mengukur Kesuksesan Pameran Buku

Gambar
Dalam kurun sebulan terakhir, Surabaya diguyur 2 pameran buku besar. Penyelenggaranya 2 grup besar media Indonesia, bertempat di markasnya masing-masing. Mana yang lebih sukses & memuaskan pengunjung? Oleh: Mochamad Yusuf * Dua minggu lalu, saya bersama keluarga datang ke pameran yang diadakan oleh Gramedia. Tepatnya oleh Dyandra yang masih satu grup dengan KKG (Kelompok Kompas Gramedia). Bertempat di Gramedia Expo di pusat kota Surabaya. Dan Kamis kemarin saya dan Zidan, anak laki saya, datang ke Gebyar Buku Murah di DBL Arena di kompleks kantor Jawa Pos Ahmad Yani. Jalan raya utama ke luar kota menuju Sidoarjo. Entah kebetulan atau insting, saya telah mengambil keputusan tepat. Di pameran Jawa Pos ini saya hanya ajak Zidan dan tak membawa Karin, si cantik Corona Absolute saya. Padahal sebelumnya di Gramedia kita full tim, tambah Zelda, anak perempuan saya dan mamanya. Meski Zidan merengek minta pergi sama Karin, saya abaikan. Pameran buku di Gramedia Expo Dan keputusan saya tepat...