Postingan

FEATURES

Sst.. Ini Rahasia Agar Doa Kita Dikabulkan Allah - Banyak Tidak Tahu | Ceramah Lucu Ustad Salim A Fillah

Gambar
Ada ungkapan bahwa di dunia tidak ada yang sempurna. Yang sempurna itu saat nanti di surga. Minta ini, dapat langsung ini. Minta itu, langsung dapat itu. Sedangkan di dunia ingin ini, dapat itu. Ingin itu, dapat ini. Masih mending masih dapat. Malah banyak tidak dapat apa-apa. Meski sudah berdoa dengan sungguh-sungguh namun seringkali doa kita tidak terkabul. Sudah banyak resep dari berbagai Ustadz yang diikuti, tapi belum juga manjur. Padahal Allah sudah menjanjikan bahwa bila kita berdoa, Dia akan mengabulkannya. "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran." QS 2:186. Maka resep dari Ustadz Salim A Fillah ini sungguh menarik. Beliau menggunakan perumpanaan sederhana yang dapat dipahami. Dan memberikan contoh-contoh yang terbukti berhasil. Tentu dikisa...

Pemimpin itu Harus Berani!

Gambar
Suatu malam saat saya jadi Ketua RT. Jam sudah agak malam. Antara pk 21.00-an. Pintu saya diketuk. Beberapa warga membangunkan saya yang sudah tidur karena capek bekerja seharian. Mereka mengadukan adanya sebuah rumah yang mendatangkan wanita yang tidak jelas. Mereka menakutkan dia wanita yang tidak baik. Mereka resah terhadap situasi hal ini. Mereka minta saya sebagai Ketua RT untuk mengusirnya. Waduch... Urusan pelik. Bagaimana kalau mereka tidak mau mengeluarkan wanita itu. Bagaimana kalau wanita itu kerabatnya. Ini ada dalam pikiran saya. Dengan ogah-ogahan karena ngantuk dan cemas, saya ikuti warga. Di sebuah rumah sudah banyak warga yang berkumpul. Mereka menunjuk sebuah rumah yang tidak jauh dari rumah tersebut berisi masalah yang bikin resah. Akhirnya dengan baca Basmallah, saya beranikan diri menuju rumah itu. Tampak di depan banyak pemuda. Sebagian tidak pakai baju. Tampak kekar. Sepertinya mereka para tukang yang lagi membangun rumah itu. Maklum saya Ketua RT pertama di peru...

Cara Mendapatkan Sakinah - Senjata Paling Dahsyat di Muka Bumi | Ceramah Lucu Ustadz Salim A Fillah

Syahdan 300 orang pasukan infantri compang-camping bersenjata ala kadarnya berangkat ke medan perang. Di medan laga sudah menghadap 1000 pasukan bersenjata lengkap, berbaju besi kokoh, dilengkapi pasukan kavaleri yang trengginas. Semua merk kalkulator sudah pasti akan menghitung kemenangan 1000 pasukan tersebut. Ada rasa gentar bagi 300 infantri yang sebagian besar memang tak pernah berlatih berperang. Malam sebelum bertempur mereka gelisah. Esok pagi peperangan itu terjadi. Dan akhirnya sejarah mencatat 300 orang itu dapat mengalahkan 1000 pasukan. Ya, itulah perang Badar. Apa senjatanya? Tidak ada yang istimewa. Yang ada, hanyalah mereka memiliki sakinah. Sebuah senjata yang dahsyat di muka bumi ini. Saat ini pun kita juga menghadapi perang. Perang melawan hawa nafsu, jelas. Tapi juga menghadapi pandemi yang meluluh-lantakkan sendi-sendi kehidupan. Ada yang sudah merasa kalah: dirumahkan, diPHK, omzet menurun dan lainnya. Semua roda perekonomian lumpuh. Bayang-bayang resesi di pelupu...

Cara Meraih Syafa'at Rasulullah SAW - Ceramah Ustadz ISA SHOLEH KUDDEH, MPdI

Gambar
Setiap insan manusia berharap masuk surga. Namun jalan ke sana tidaklah mudah. Salah satunya godaan Iblis dan setan bala tentaranya yang ingin manusia bersama mereka ke neraka. Maka nyaris tiap manusia tergelincir dosa yang akan mengantar ke neraka. "Dan tidak ada seorang pun di antara kamu yang tidak mendatanginya (neraka). Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu ketentuan yang sudah ditetapkan." QS 19:71. Namun Allah Maha Pengasih dan Penyayang. Selama kita masih mau bertobat Insya Allah akan diampuni. Selain itu dengan rajin mohon ampun dan bertakwa kita akan diberi petunjuk dan dilindungi Allah di dunia. Dan di akhirat nanti Allah juga akan memberikan pertolongan. Pertolongan ini namanya syafaat. Yang memberi syafaat ini atas izin Allah banyak sekali. Salah satunya adalah pertolongan dari Rasulullah SAW. "Dan betapa banyak malaikat di langit, syafaat (pertolongan) mereka sedikit pun tidak berguna kecuali apabila Allah telah mengizinkan (dan hanya) bagi siapa yang Dia kehen...

Perlukah Telpon Rumah?

Gambar
Terakhir-terakhir ini saya berpikir, perlukah saya mencabut langganan telpon rumah punyanya Telkom? Telpon ini saya miliki sejak punya rumah. Bahkan sudah ada sebelum saya tinggal, alias masih direnovasi. Nggak besar sih tagihannya. Ya, sekitar 40.000-an. Hanya sekedar bayar abonemen. Justru itu, saya berpikir apa nggak mubazir? Sudah bayar, tapi tidak dipakai. Terima telpon pun juga jarang. Karena biasa terima telpon di HP. Bahkan sekarang komunikasi suarapun lewat WhatsApp. Mungkin karena itu banyak orang memutuskan langganan telpon Telkomnya. Saya ingat dulu saat Zidan ada program Hello Kring di sekolah, daftar telponnya kebanyakan telpon rumah. Program Hello Kring ini adalah antar siswa telpon untuk mengingatkan shalat. Sekarang saat Zelda, di sekolah yang sama, dari daftar telpon hanya 2 yang pakai telpon rumah. Semuanya pakai HP. Itu berarti 30 dari 32! Berarti orang-orang suda memutuskan telpon rumahnya. Jadi menghitung-hitung untung ruginya mempertahankan telpon rumah. Bagaiman...

Sosial Media Apa yang Menguntungkan Kita?

Gambar
Pertanyaannya menguntungkan, bukan bermanfaat. Sebagai orang IT yang sejak tahun 1995 kenal internet, tentu saja saya berusaha mencoba hal baru di internet. Mulai dari email seperti hotmail, chating seperti ICQ, web seperti blogspot lalu sosial media macam Myspace, Friendster, Facebook sampai Youtube. Beberapa hanya sekedar mencoba, memakai beberapa hari dan melupakannya, hehehe. Ada yang suka sehingga dipakai terus menerus sampai sekarang kayak Gmail, Facebook. Tentu saja mereka membuat itu untuk bermanfaat bagi kita, seperti Gmail untuk komunikasi, Blogspot untuk informasi, Facebook untuk dairy online dan lainnya. Dan tentu saja hal itu juga menyita resource kita sedikit ataupun banyak. Dan bila kita menggunakan mereka maka hal itu menguntungkan mereka. Seperti Facebook yang nilai sahamnya semakin meningkat. Sebaliknya bila kita tidak menggunakannya maka semakin turun nilai perusahaannya bahkan bangkrut seperti Path barusan. Sekarang kita anggap mereka sebagai media seperti channel, ...

Profesinya Sebagai Pahlawan

Gambar
Gedung Kejaksaan Agung terbakar (22/8). Kebakaran selama 12 jam ini menghanguskan seluruh gedung utama. Baru padam setelah dikerahkan lebih dari 40 mobil pemadam kebakaran (damkar) dan 200 petugas. Oleh: Mochamad Yusuf* Pondok Modern Gontor sendiri juga pernah terbakar (G2). Tahun ini juga (21/1). Memang tidak banyak yang tahu. Hanya kebakaran menghanguskan 1 ruang saja. Karena kebakaran Kejaksaan Agung itu saya nonton film-film bercerita petugas damkar. Backdraft (1 & 2) dan Ladder 49. Mungkin ada banyak. Setelah ini mungkin melihat film lainnya. Baru sekarang saya menyadari ada profesi sebagai pahlawan. Bagaimana tidak? Saat orang lain berusaha keluar dari kebakaran, mereka malah masuk ke kebakaran. Bukan sok gaya atau nyalinya tinggi. Tapi mereka berusaha menyelamatkan nyawa orang lain. Apakah bukan ini yang disebut pahlawan? Berkorban untuk kepentingan orang lain? Kalau lihat film itu untuk jadi petugas damkar di Amerika sana harus ikut pendidikan. Akademi. Strukturnya semi mil...

Olahraga Istiqamah itu yang Terasa

Gambar
Seseorang pernah berkata ke saya bahwa olahraga bersepeda lebih terasa daripada olahraga jalan sehat. Bisa jadi kalau jaraknya tidak sama. Tapi coba kalau jaraknya sama atau seperempatnya saja dari bersepeda, maka olahraga berjalan kaki lebih terasa. Berjalan tentu lebih berat, karena kaki menahan berat badan sambil digerakkan maju. Sedang bersepeda berat tubuh ditahan sepeda. Kaki hanya mengayuh roda. Maka kalau menurut teori kesehatan olahraga yang terasa banget adalah lari, lalu berenang. Selanjutnya jalan. Semua olahraga itu otot menggerakkan seluruh tubuh. Tapi olahraga yang terasa nyata adalah ajeg. Rutin. Bersepeda jauh, biasanya bareng-bareng, jadi asyik tidak terasa lelah. Tapi setelah itu nggak bersepeda lagi, karena untuk bareng itu biasanya susah. Lebih nyata yang rutin. Langsung jalan sekeliling perumahan. Minimal 30 menit. Tapi rutin dilakukan minimal sekali seminggu. Syukur kalau lebih. Cukup sendiri nggak masalah. Maka ini yang disukai Allah. Seperti khatam saat Ramadha...

Ini Karena Allah Bukan Karena Kepintaranku

Gambar
(Ket. foto: ananda siap kembali ke pondok untuk belajar setelah menemui kami walinya. Bukunya tetap dibawa meski tidak pelajaran). Kemarin (22/8) ananda yang mondok di Gontor Putri 1 (GP1) telpon. Dia bercerita nilainya ada di peringkat bawah dari teman sekelas. Ya, saat ini di Pondok sedang ujian. Oleh: Mochamad Yusuf* Katanya nilai itu di kelas 2, sekarang dia kelas 3, sudah termasuk peringkat atas atau bagus. Ya, memang dia di kelas 3 ini naik urutan kelasnya. Di Gontor urutan kelas berdasarkan prestasi sebelumnya. Kelas B adalah paling atas. Terdiri dari anak-anak yang nilainya baik di kelas sebelumnya. Dilanjutkan ke bawah kelas C, D dan seterusnya. Kalau di kelas abjad paling belakang berarti prestasinya kurang bagus. Demikian juga urutan absen di kelas. Urutan nomor 1 paling bagus nilainya. Dilanjutkan urutan nomor 2, 3 dan seterusnya. Kebijakan ini persis seperti saat saya dulu di sebuah SMP negeri di Surabaya. Maka urutan absen terbawa di segala kegiatan. Misal: pasukan khusu...

Punya Anak Mau Mondok dan Pasangan Mendukung Itu Rezeki

Gambar
(Ket. foto: saya, istri, ananda dan temannya serta ibu saya berfoto di pondok Gontor Putri 1. Kami sebagai wali mendukung putri kami ke pondok. Juga keluarga besar kami. Alhamdulillah). Dari beberapa grup Gontor yang saya ikuti, baik WhatsApp dan Facebook, banyak yang menulis punya anak mau mondok itu adalah rezeki. Betul. Oleh: Mochamad Yusuf* Apalagi kalau keinginan dari sang anak. Itu luar biasa. Maka itu hal yang harus disyukuri. Alhamdulillah. Karena mondok adalah pendidikan yang penuh perjuangan. Dari anak juga walinya. Kalau sebagai wali karena pentingnya dan besar manfaat mondok, perjuangan itu akan dilakukan. Tapi kalau sebagai anak, karena belum banyak pengalaman, maka sekolah di pondok kemungkinan ada rasa takut. Maka benar yang ditulis itu. Punya anak mau mondok itu adalah rezeki. Namun itu masih belum cukup. Saya banyak bertemu dengan anak yang ingin mondok. Tapi tak bisa mondok. Karena salah satu walinya tidak mau. Saya juga banyak bertemu para bapak yang setuju anaknya...