FEATURES

In memoriam: Yarman Uyun


Kalau di bulan Ramadhan seperti ini ada kenangan manis bagi saya. Biasanya usai Tarawihan, takmir akan mengajak sang Ustadz untuk kongkow-kongkow sebentar. 

Oleh: Mochamad Yusuf*

Tujuannya yakni menjamu sang Ustadz. Lalu menjalin silaturahim lebih erat. Dan yang terakhir bisa membicarakan isu-isu yang sedang hangat lebih dalam. 

Biasanya tempat yang dituju salah satu dari 2 warung yang dimiliki jama'ah. Bisa warung masakan Padang atau Bakso Tenis. 

Yang warung masakan Padang ini punya terobosan menarik, karena belum pernah saya lihat sebelumnya. Yakni sistem prasmanan. 

Biasanya sistem warung Padang, kita pesan dan pemilik warung akan menyiapkan. Atau di warung yang besar, kita duduk, maka pemilik akan menyediakan berbagai menu di meja kita untuk dipilih dan dimakan.

Sistem yang jadi terobosan ini, kita ambil piring dan nasi lalu boleh pilih dan ambil sesuai keinginan dan kebutuhan. 

Yang melakukan terobosan ini adalah Pak Yarman Uyun. Atau kita panggil Pak Yarman. 

Kenangan selain kongkow Ramadhan adalah beliau kalau ikut kajian selalu aktif. Bahkan memberikan pertanyaan kritis. Dan akan ditimpali lagi dengan pertanyaan lain oleh beliau sampai puas. 

Hal ini yang hilang dari kajian beberapa waktu terakhir ini. Karena beliau sakit sehingga seringkali absen. 

Dan pagi ini beliau dipanggil Yang Maha Kuasa. 

Berarti keinginan beliau untuk pensiun di Jogja tak kesampaian. Entah ini serius atau guyonan saat saya tanya, kenapa ingin menjual warungnya. 

Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkannya tetap tabah. Aamiiin Ya Rabbal a'laamiiin 🤲🏼🤲🏼🤲🏼 [TSA, 6/3/2027 menjelang sholat Jum'at]

Related Posts

Komentar

  1. Innalilahi wa inna ilaihi raji'un. Semoga husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkannya tetap tabah 🤲🏽🤲🏽

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah hadir di website kami, Enerlife Solusi Indonesia. Kami akan merespon komentar Anda secepatnya.