FEATURES

Pengalaman Terkena Sakit Lumpuh Layu GBS (4): Tanya-Jawab Awam Seputar GBS (3)


Berikut lanjutan tanya jawab seputar GBS yang berdasar pengetahuan dan pengalaman saya waktu sakit. Bisa saja beda bahkan salah, karena kondisi pasien GBS satu dengan lainnya berbeda.

Oleh: Mochamad Yusuf*

Tanya (T): Bagaimana rasanya kena lumpuh?

Jawab (J): Jangan ngejek ya.. Rasanya ya nggak ada. Ya biasa. Cuma saya seperti tidak merasakan mempunyai 'kekuasaan' ke anggota badan itu. Ketika saya merasakan 'kekuasaan' itu, saya coba gerakkan maka anggota badan bisa bergerak.

T: Bagaimana hubungannya dengan tangan kesemutan itu?

J: Ketika mulai berat menggerakkan, tangan saya mulai kesemutan. Dan selama lumpuh, tangan tetap kesemutan. Jadi saya kira ada hubungannya. 

Karena itu berdoa supaya cepat tidak kesemutan. Ternyata setelah tidak kesemutan ya tetap lumpuh meski beberapa anggota tubuh sudah bisa digerakkan.

T: Lalu apa hubungannya dengan kesemutan itu?

J: Kata pak dokter, itu berarti ada saraf yang tidak betul.

T: Ha? Jadi kalau ada yang kesemutan berarti saraf ya?

J: Waduh ya tidak tahu, saya bukan dokter. Tapi kalau kesemutan karena tidak ada aliran darah, seperti duduk bersila lama, saya kira ya wajar. Paling akan sembuh kalau sudah berdiri. 

Tapi kalau tiba-tiba kesemutan dan terus kesemutan, mungkin ada hubungannya dengan saraf. Dan ini berhubungan dengan rasa tebal di kulit. 

T: Maksud rasa tebal?

J: Ya, seperti kita lama memegang es batu. Ada rasa tebal di kulit. Yang parah bisa mati rasa. Kalau yang ini kemungkinan saraf, yakni saraf perasa. [Bersambung..][TSA, 18/10/2007]

Related Posts

Komentar

  1. Semoga pengetahuan kedokteran benr-benar bisa menguak penyakit GBS ini. Sehingga mengurangi korban kematian karena sakit ini.

    BalasHapus
  2. Tetap semangat dan optimis bagi yang menderita penyakit ini. Monggo bisa kontak saya, untuk cerita-cerita.

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah hadir di website kami, Enerlife Solusi Indonesia. Kami akan merespon komentar Anda secepatnya.