FEATURES

Pertama Kali Bekerja Di Sebuah Kantor


Hari ini saya mulai bekerja di SCTV. Kata orang, bekerja pertama kali di suatu perusahaan membuat 'nervous'. Badan tidak enak. Perasaan juga. Seperti badan berkeringat dingin, dada berdebar-debar, pikiran tidak bisa berkonsentrasi dan lainnya. 

Oleh: Mochamad Yusuf*

Maka tidak mengherankan pada hari pertama ini sering membuat kesalahan. Oleh sebab itu orang Barat sering mengistilahkan bekerja pada hari pertama ini dengan 'Hari Pertama' atau 'The First Day'.

Hari ini saya berangkat bersama Karianto. Hal ini karena saya ingin mengetahui bagaimana caranya masuk atau kebiasaan lainnya. 

Tapi tentunya saya tidak ingin terus-menerus menumpang. Karena tujuan saya menumpang di hari pertama itu karena saya 'cuma' ingin mengetahui kebiasaan karyawan SCTV dalam bekerja, khususnya ketika mau masuk.

Ternyata saya memang tidak tahu sama sekali kebiasaan bekerja di sebuah perusahaan yang besar. Contohnya, masalah kartu hadir atau lebih dikenal sebagai 'checkclock'. 

Ternyata saya sama sekali tidak tahu caranya. Saya sampai malu karena harus diberitahu. Mungkin mereka mengira saya sudah bekerja sebelumnya di sebuah perusahaan yang juga menggunakan checkclock.

Sepertinya mereka memang mengira karyawan yang bekerja di SCTV sudah bekerja sebelumnya di suatu perusahaan. Hal ini terbukti mereka sering menanyakan padaku, "Sebelumnya bekerja di mana?". Mereka bahkan terkejut bahwa saya sampaikan baru lulus satu setengah bulan sebelumnya.  

Yang jelas saya merasa 'lancar-lancar' saja melewati 'The First Day' ini. Alhamdulillah. Alhamdulillah. Alhamdulillah. Semoga demikian juga pada hari-hari selanjutnya. Dan saya makin sukses saja.

Yang berkesan pada hari pertama ini adalah saya merasa SENANG bekerja di sini. Terlebih melihat fasilitas yang cukup lengkap, bahkan terasa 'wah'. Alhamdulillah saya bisa bekerja di sini. Saya merasa beruntung dan karena karunia Allah-lah saya berhasil diterima di sini.

Bila dipaksa ada perasan sedih di hari pertama ini adalah ketika pulangnya. Pulangnya hujan sangat deras. Saya di belakang Karianto 'ndempis' kedinginan dan kehujanan. Saya dalam 'kegelapan' tidak tahu di mana saya sedang berada. Soalnya saya tertutup rapat dengan jas hujan. Yang membuat saya makin sedih, jas hujannya kotor dan membuat baju putih lengan panjang saya menjadi kotor.

Malamnya setiba di rumah saya sedikit bercerita pada keluarga tentang kegiatan saya hari ini. Yah, soalnya mereka bertanya sih, ingin tahu. Dapat dimaklumi. [BRAWET, 11/12/1995]

Related Posts

Komentar

  1. Sebenarnya saya pernah bekerja dan sedang bekerja. Artinya sudah mendapatkan uang. Yakni jadi freelance tergantung pekerjaan ditawarkan. Misal: jadi surveyor, kontributor, koresponden sebuah sura kabar. Bahkan masih memberikan les private. Tapi benar-benar bekerja di sebuah kantor ya ini. Di SCTV. Kantor pertama saya.

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah hadir di website kami, Enerlife Solusi Indonesia. Kami akan merespon komentar Anda secepatnya.