FEATURES

Iri Pada Kebahagiaan Orang Lain


Pada dasarnya seorang manusia diliputi dengki, iri, dan cemburu. Sehingga siapa pun dia, akan mengalaminya. Perasaan-perasaan ini biasanya nampak ketika melihat orang lain diliputi kebahagiaan. Kebahagiaan itu seperti mendapat kenaikan promosi, kenaikan gaji, bahkan mendapat pekerjaan. 

Oleh: Mochamad Yusuf*

Saya pada mulanya tidak percaya perasaan itu ada pada setiap manusia. Saya selalu berpikir orang lain pasti punya, tapi orang mukmin tidak. Padahal saya beranggapan saya adalah orang mukmin, jadi saya pasti tidak punya perasaan itu.

Ternyata saya punya. Saya tidak menyangkanya. 

Kejadiannya waktu itu seorang teman bercerita dia telah menjadi supervisor. Hati saya langsung berdesir timbul perasaan iri. 

ASTAGFIRULLAH. Saya benar-benar terkejut. Ternyata saya memilikinya. 

Berarti benar sekali nasehat Ibu untuk merahasiakan 'keberhasilan' saya diterima kerja di SCTV. Alasan Ibu untuk menjaga bila ada 'gangguan' dari 'seorang manusia' yang iri pada saya. Pertamanya saya heran dengan argumentasi Ibu, karena saya pikir tidak setiap manusia memiliki perasaan itu. Ternyata setiap orang punya, tapi mungkin kadarnya beda. 

Maaf menyela ungkapan ini pada diary hari ini. Memang saya ingin menceritakan hal ini secepatnya, tapi kesempatan mungkin baru bisa hari ini.

Bila ada perasaan senang pada hari ini, Ahad, adalah saya bisa melakukan aerobik. Seakan-akan kangen pada gerakan-gerakan itu. Tapi yang jelas saya ingin 'membuktikan' diri bahwa senam hari ini adalah BEDA dengan biasanya. 

Karena status saya saat aerobik itu adalah karyawan. Maklum aerobik ini saya lakukan dalam rangka juga mencari pekerjaan. Berarti ada hasil. (Tapi saya tidak menyangka secepat ini).

Tapi ada sesuatu yang sedikit mengurangi rasa senang hari ini yakni tidak bersama Isnin, teman kuliah. Biasanya saya pergi bersama Isnin. Tidak persis benar sih, karena saya menjemputnya. Jalan ke WTC - tempat melakukan aerobik ini - satu jalan dengan ke rumah kosnya Isnin. 

Jadi mengapa tidak sekalian menjemput Isnin? Jadi kalau pergi senam bersama Isnin, belum mesti dia ikut senam juga. Karena dia ikut karena saya ajak saja. Hehehe.

Hari ini saya sebenarnya mempunyai banyak rencana, termasuk memberi les tetapi berhubung ada kerja 'tambahan', rencana itu saya tunda. Mungkin di lain waktu saya akan mengerjakan. Tapi yang jelas saya ingin kerjakan yakni ingin main ke rumah teman. 

Saya kangen khususnya dengan Wowon, Yayuk, Agung. Mereka teman-teman KKN. Juga Roy dan Antok, teman SMA. 

Bagaimana ya kabar mereka ?            

Hari ini saya lembur. Sialnya saya kehilangan kartu karyawan SCTV saya. Mungkin besok saya cari lebih teliti saat di kantor kembali. [BRAWET, 17/12/1995] 


Related Posts

Komentar

  1. Update terkini [17/4/2026]: Isnin telah meninggal dunia beberapa tahun lalu. Bahkan Agung mungkin sudah lebih dari 10 tahun lalu telah meninggal dunia. Al Fatihah teman-temanku.

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah hadir di website kami, Enerlife Solusi Indonesia. Kami akan merespon komentar Anda secepatnya.