Postingan

FEATURES

Pacar Tidak Mau Masuk Kerja

Gambar
Perkenalkan, saya Rini. Saya punya problem dengan pacar. Kita sudah pacaran serius dan ingin melanjutkan pernikahan. Saat ini usianya 27 tahun. Saat ini pacar masih berstatus sebagai CPNS, tetapi sudah hampir 1 bulan dia tidak masuk kerja dengan alasan tidak diberi pekerjaan di kantor. Kami bingung, bagaimana acaranya agar pacar saya kembali bekerja, karna bagaimanapun dia harus bertanggung jawab terhadap pekerjaan. Saya takut kalau pacar keterusan bolos dia akan dipecat. Padahal kami mau menikah. Pacar sangat sangat tertutup, diajak ngobrol dgn berbagai cara tapi tidak pernah mau ngomong. Kami bingung mesti bertindak bagaimana lagi thd dia. Sepertinya koq dia gak ada tanggung jawabnya sama sekali kepada keluarga, orang tua dan calon kel. istrinya. Kami sangat malu mbak, hal ini sudah jadi pembicaraan banyak orang. Terimakasih sebelum dan sesudahnya saran dari HRD Consulting. Rini - sebuah kota di Jawa Timur Mbak Rini yang baik .. Karakter Individu terbentuk karena adanya sebuah proses...

6 Cara Wanita Meningkatkan Permintaan Gajinya

Gambar
Anita (35 tahun, nama samaran) termangu setelah mengetahui rekan seprofesinya memiliki bayaran yang lebih tinggi dalam perjumpaan di sebuah seminar. Dia mengingat hal ini terjadi karena kesalahannya saat negosiasi awal mengenai gaji pertamanya. Dia lalai mencari tahu berapa standar gaji seorang supervisor pergudangan di sebuah perusahaan distributor consumer goods. Sebuah kesalahan yang ternyata mempengaruhi kariernya pada tahun-tahun selanjutnya. Kesalahan yang dilakukan tidak hanya oleh Anita tapi banyak wanita lainnya. "Pada tahap tertentu (tidak dilakukannya negosiasi) telah membatasi jumlah penghasilan saya sekarang," ujar Anita. "Waktu itu saya tidak berani meminta gaji lebih besar. Padahal saya tahu saya layak mendapatkan lebih." Kesalahan yang tidak disadari ini, menurut Lois Franker, PhD , presiden Corporate Coaching International dan penulis Nice Girls Don't Get The Corner Office , dapat merugikan wanita dalam kariernya. Kaum wanita beralasan mereka c...

Sukses Membagi Pekerjaan Berdasarkan Waktu

Gambar
Bagi sebagian besar orang, waktu bekerja dimulai pagi hari dan diakhiri petang hari. Normalnya dimulai pukul 08.00 dan berakhir pk 17.00. Namun ada yang dimulai lebih awal seperti pukul 07.30 atau malah pk 07.00. Kalau jam masuknya seperti ini pulangnya juga lebih pagi. Sebaliknya mungkin ada yang masuk pk 08.30 atau malah pk 09.00 sehingga pulangnya bisa lebih malam lagi. Normalnya waktu bekerja sehari adalah 8 jam. Selama itu kita akan mengerjakan tugas yang diberikan perusahaan. Seluruh organ dalam tubuh kita; otak, mata, tangan, pencernaan akan mengikuti irama tubuh. Karenanya tubuh akan dipengaruhi oleh pola tidur, pola makan, siklus hormon dan sebagainya. Karena itu wajar bila kita di saat-saat tertentu merasa segar, bersemangat, penuh dengan ide segar, namun di saat lain ingin santai, mengantuk, sulit konsentrasi dan lainnya. Karena itu mari kita sesuaikan pola kerja dengan irama tubuh, supaya kita bisa lebih produktif dalam bekerja. Kita ikuti saran dari para peneliti di Univer...

Memulai Percakapan Dengan Karyawan Lain

Gambar
Salah satu kunci sukses di kantor adalah mendapat bantuan dari rekan kerja lain. Untuk ini perlu hubungan yang cukup baik sebelumnya. Karena bila sudah kenal maka bila minta bantuan kepada yang lain akan lebih dibantu secara sungguh-sungguh. Biasanya kalau rekan sedepartemen tidaklah terlalu masalah, karena sering bertemu. Tapi bagaimana dengan teman yang jauh? Teman yang beda departemen, bahkan kantornya berjauhan? Kadang ada kesempatan datang, namun kita tidak dapat memanfaatkannya. Misal: saat datang ke rapat, ternyata yang baru datang adalah Anda dan orang lain yang belum dikenal akrab. Bila suasana sudah semakin garing, sampai helaan nafas orang lain terdengar, maka saatnya untuk belajar memulai percakapan. Yang perlu Anda ingat, lakukan secara senatural mungkin. Jangan jadi beban. Karena kalau hal ini dianggap berat, maka justru pikiran akan jadi mampet. Kuncinya “Jadilah diri Anda sendiri.” Sue Thompson , pelatih etiket dari Set Free Life Seminars memiliki saran menarik yang di...

Bisa Jadi Pekerjaan Yang Kamu Benci Adalah Baik Bagimu

Gambar
Bisa jadi kita benci dengan pekerjaan kita sekarang, tapi ke depan itu baik bagi kita. Kita bisa lebih terangkat potensi kita, lebih kaya dan lebih sesuai dengan keadaan kita. Dan bisa jadi kita suka dengan pekerjaan ini, di perusahaan ini, tapi ke depan memberi hasil buruk kepada kita. Suatu ketika saya bertemu teman sekolah. Seorang teman yang cukup akrab, sehingga sejak lulus kita tetap bertemu dan kontak. Jadi masih dapat saling mengetahui kabar masing-masing. "Apa kabar? Masih macet kalau ke kantor?" tanya saya. Posisi kantornya ada di sebuah jalan protokol yang ramai. Sehingga sering macet. "Nggak. Saya sudah tidak di situ lagi," jawabnya. "Lho, pindah kantor lagi?" saya kaget. Karena dia memang sering pindah kantor. "Bukankah kamu masih baru. Baru beberapa bulan," tanya saya lebih lanjut. "Ya, bagaimana lagi. Saya tidak cocok dengan aturan di sana. Lagian teman-teman di sana kurang asyik," jelasnya. Yang mengejutkan lagi, dia ber...

Plan You Do, Do Your Plan

Gambar
Saya tidak melakukan apa-apa hanya melihat ke bawah dan pemandangan di luar lainnya. Tiba-tiba saya lihat jam sudah menunjukkan pk 16.00. Wow, sudah berjalan selama 3 jam tanpa melakukan apa-apa! Rasanya waktu demikian cepat berlalu. Setiap bangun pagi, ada perasaan menyesal di hati saya. Apakah waktu kemarin sudah saya gunakan sebaik-baiknya? Jangan-jangan saya hanya membuang waktu tanpa kegiatan berarti. Dan tiba-tiba waktu saya di dunia sudah habis. Dan tidak bisa melaporkan dengan baik ke Pemiliknya waktu yang dipinjamkan ke saya. Saya yakin waktu tunduk dengan hukum alam. Dari dulu sampai sekarang waktu berjalan tetap. Tidak bertambah cepat atau terlambat. Namun kadang saya merasakan waktu berjalan tidak semestinya. Dulu kantor saya memiliki 3 kantor. Kantor pusat di Surabaya, dan punya cabang di Jakarta dan Ubud, Bali. Bila saya ditugaskan di Bali, saya merasakan waktu demikian lambat berjalan. Memang susana kantor mendukung. Kantor dan rumah jadi satu tempat. Sebuah vila di ping...

Takut Harus Ngapain Mendengar Lowongan

Gambar
Nama saya AB, saya mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Surabaya. Sekarang saya ingin mencari pekerjaan sambil kuliah. Yang saya ingin tanyakan kenapa ya setiap kali saya melihat/mendengar ada lowongan, saya menjadi gugup/takut, padahal saya sendiri yang ingin bekerja sambil kuliah. Atas bantuannya saya ucapkan banyak terimakasih Mahasiswa – Surabaya Hai AB,... Rasa cemas yang kamu rasakan mungkin disebabkan kekhawatiran tentang pekerjaan yang mesti dilakukan dalam dunia kerja dari lowongan kerja yang didengar. Kekhawatiran ini dapat berupa rasa cemas akan pekerjaan job-list nantinya, apakah dapat dilakukan dengan baik atau tidak, bagaimana kalau saya tidak mampu melaksanakannya? Bagaimana gambaran pekerjaan tersebut pada kenyataannya? Bagaimana kalau pekerjaan itu tdak sesuai dengan kuliah? Bagaimana hubungan dengan karyawan lainnya? Dan sebagainya. Rasa khawatir itu tidak perlu dicemaskan asalkan kamu dapat mempersiapkan diri dengan skill-skill yang dibutuhkan dalam lowongan t...

Bahagia Kerja, Bahagia Hidup

Gambar
Tapi kalau memang, tidak ada sesuatu yang bisa dicari atau dipaksakan hal positif dalam pekerjaan kita, kenapa tidak 'resigned' saja? Kenapa kita tetap ngotot dan bertahan pada sesuatu yang membuat kita tidak berbahagia? "Hidup terlalu singkat kalau kita bertahan pada sesuatu yang tidak menyenangkan seperti ini," kata Kevin dalam film 'Home Alone'. Setiap orang ingin hidup bahagia. Siapapun itu. Entah yang tinggal di negeri Barat, Timur Tengah atau Timur Jauh. Baik di hutan, gunung atau pantai. Di desa, gurun pasir atau perkotaan. Karena itu sejak dulu, manusia mencari apa rahasia hidup bahagia. Entah dengan merenung, bertanya atau mendasarkan agama. Yang menarik, banyak orang Barat mencarinya dengan melakukan secara ilmiah. Karena itu mereka melakukan banyak riset. Salah satu hasil risetnya, saya baca kemarin di 'Time' yang dikutip oleh Kompas Online. Peneliti itu adalah Karl Pillemer dari Universitas Cornell. Dia mewawancarai hampir 1.500 orang berus...

Filosofi Bekerja: Bekerja Untuk Hidup Atau Hidup Untuk Bekerja?

Gambar
Kalau sudah begini, alangkah sayang kalau sudah mencurahkan banyak waktunya bekerja tapi tidak mempunyai filosofi bekerja yang baik. Padahal bekerja sudah menjadi bagian dari hidup. Seakan hidup hanya untuk bekerja. Padahal bekerja hanya untuk hidup kan? Bagi orang yang sudah bekerja, waktunya seakan habis untuk bekerja. Bahkan ada sebagian orang yang harus pindah tempat karena bekerja. Mereka rela tinggal di rumah kost, 'oil rig' di tengah laut, gubuk di tengah hutan, kamp di tengah padang pasir, ke luar negeri dan lainnya. Mereka mau jauh dari orang-orang yang dicintai. Yang tidak harus pindah tempat pun, waktunya juga seakan habis untuk bekerja. Mereka harus berangkat saat pagi dan pulang sudah larut malam. Berjuang melawan kemacetan untuk sampai kantor. Di rumah mereka masih saja memikirkan pekerjaan. Bahkan masih bekerja dengan melakukan 'remote' menggunakan piranti canggih masa kini. Kalau sudah begini, alangkah sayang kalau sudah mencurahkan banyak waktunya beker...

Antara Training dan Outbound, Perlukah?

Gambar
Belakangan ini banyak perusahaan yang tidak segan-segan mengeluarkan dana ekstra untuk mengirim karyawannya ke tempat-tempat terpencil seperti ke daerah pegunungan. Sambil berekreasi, para peserta melakukan outbound juga belajar sesuatu. Tetapi, jangan dibayangkan belajarnya mereka dalam suasana formal, dengan sederetan kursi dan pengajar yang sibuk cuap-cuap di depan kelas. Tapi sebaliknya, metode yang digunakan sangat mengasyikkan sekali. Lokasinya biasanya berada diluar ruangan alias outdoor. Tidak heran, kalau metode belajar yang dilakukan lebih bersifat petualangan dan permainan. Bahkan seringkali ada peserta yang tidak menyadari, bahwa mereka sebenarnya sedang 'ditraining'. Kegiatan semacam ini punya banyak nama. Ada yang menyebutnya company outing, adventure education, team building, motivation training, management outbound, dan sebagainya. Pasti Anda pernah dengar kan? Sekilas, outbound memang terkesan sebagai aktivitas santai-santai belaka. Bagaimana tidak? Habis, akt...