Postingan

FEATURES

Jangan Beri Makan Keluarga Kita Dengan Korupsi [2]: Ibadah Sosial Yang Disepelekan

Gambar
(ref: naurafariha.blogspot.com) Ketika John mendekatinya, dia santai saja. Tidak merasa salah. Bahkan kemudian saat ada polisi yang menilangnya, dia ngotot tidak bersalah. Dia menyalahkan tukang parkirnya yang membolehkan parkir di situ. Oleh: Mochamad Yusuf * Seorang teman yang ambil S3 di Australia berkomentar di status Facebook saya. Katanya, para guru sekolah dasar di sana sangat mengkhawatirkan murid-muridnya bila tidak mau antri. Mereka tidak khawatir bila mereka tidak bisa matematika. Kata mereka pembentukan karakter yang mau antri dan tidak main 'selonong' sangat lama. Bisa 16 tahun. Sedangkan untuk dapat menguasai materi Matematika hanya diperlukan waktu 6 bulan. Cerita ini sebenarnya sudah saya ketahui sebelumnya. Bahkan dari berbagai sumber yang hampir sama terjadi di negara-negara di Amerika, Jerman dan lain-lain. Pendidikan dasar mereka lebih menitikberatkan pada moral, etika dan hubungan dengan sosial daripada nilai-nilai pelajaran sekolah. Akibatnya hasil pendi...

Ada Sesuatu Yang Akan Mengkhawatirkan Bagi Bangsa Ini

Gambar
(ref: sxc.hu) Berita ini luput dari media massa, meski di sebuah koran daerah Surabaya diangkat menadi headline. Sebelumnya saya tidak pernah mengetahui hal ini. Dan saya belum pernah membaca masalah ini dibahas solusinya. Dan setelah itu juga tidak ada kelanjutan beritanya. Oleh: Mochamad Yusuf* Sesuatu yang memprihatinkan. Sesuatu yang menyedihkan. Sekaligus mengkhawatirkan. Entah ini apakah ini 'Blessing in Disguise'. Beberapa waktu lalu, pemerintah Arab Saudi mempulangkan para TKI/TKW yang overstay. Yaitu mereka yang masa izinnya bekerja di sana habis. Bersamaan dengan itu dikirim pula ribuan balita (sekitar 5.000) orang ke Indonesia. Mereka tidak diketahui ayah ibunya. Mereka yatim piatu. Yang jelas mereka anaknya para TKI/TKW. Mereka bisa karena 3 hal. Pertama, ibunya TKW yang bersuami TK asing seperti Banglasdesh dan memilki anak yang entah sah/tidak. Secara hukum anak itu ikut kewarganegaraan Indonesia. Setelah lahir, anaknya diberikan ke pemerintah Arab Saudi karena ...

Couldn't We Work Hard?

Gambar
(ref: kompas.com) Working hard does not mean wrong. In fact we should be encouraged to work hard. The simplest example, God asks us wake up at night to pray. Imagine when people sleep well, we wake up and 'work'. Because it, I keep working hard once. Oleh: Mochamad Yusuf* Sekarang ini media internet Indonesia diramaikan dengan berita meninggalnya seorang karyawan. Dia seorang 'copywriter' di sebuah perusahaan periklanan. Kenapa ramai? Bukankah hal yang jamak kalau ada karyawan yang meninggal? Betul. Tapi yang jadi ramai dibicarakan, dia meninggal karena diduga kecapekan. Yakni setelah bekerja non-stop selama 3 hari. Yang menarik dia sempat men-tweet (menulis status di twitter.com), bahwa dia sudah bekerja selama 30 jam dan masih merasa kuat. Sebenarnya tidak masalah dengan bekerja keras. Saya sendiri waktu kerja di SCTV selalu baru pulang dari kantor di atas pk 21.00. Bahkan kerapkali baru pulang setelah pukul 00.00. Esok paginya, pk 08.30, saya sudah bekerja seperti ...

Tentang Kampung Inggris Pare Kediri (10): Asal-Usul Nama Pare

Gambar
(ref: makanansehat.web.id) Akhirnya saya tahu, memang ada nama daerah bernama Pare. Selama ini saya tahu, Pare adalah jenis sayur-sayuran. Bentuknya bulat lonjong kayak Mentimun. Tapi kalau Mentimun kulitnya mulus, maka Pare ini kulitnya kasar. Berkerut-kerut memanjang dari pangkal ke ujung. Oleh: Mochamad Yusuf * Aneh juga waktu pertama kali mendengar nama daerah 'Pare'. Makanya saya tak yakin dengan nama ini, sehingga saya sampai meyakinkan pada yang memberitahu nama 'Pare' ini pertama kali. "Pare-Pare ta maksudnya?" "Bukan. Itu daerah di Sulawesi. Ini ada di Jawa. Tepatnya di Jawa Timur." "Masak?" batin saya, sambil menggaruk-garu kepala saya yang tidak gatal. Saya memang baru pertama kali tahu ada daerah nama 'Pare'. Akhirnya saya tahu, memang ada nama daerah bernama Pare. Selama ini saya tahu, Pare adalah jenis sayur-sayuran. Bentuknya bulat lonjong kayak Mentimun. Tapi kalau Mentimun kulitnya mulus, maka Pare ini kulitnya kas...

Jangan Beri Makan Keluarga Kita Dengan Korupsi [1]: Ada Apa Dengan Korupsi?

Gambar
(ref: pemilihanrektor.ui.ac.id) Ini yang membingungkan saya. Bagaimana mungkin golongan ini yang semakin bergairah dalam agama, tapi juga semakin bergairah juga dalam korupsi? Mereka rajin mendatangi masjid, tapi juga rajin melakukan kolusi dengan pengusaha. Mereka yang bersemangat melakukan umroh dan haji, tapi juga bersemangat memainkan anggaran sehingga bisa dikorupsi. Oleh: Mochamad Yusuf * Seminggu yang lalu adalah 'Hari Korupsi Internasional'. Mengikuti diskusi-diskusi di media massa, ternyata negara kita masih mempertahankan prestasi korupsinya (korupsi kok prestasi, ihik-ihik). Secara ranking kita membaik, tapi secara nilai (index) sama. Jadi mungkin ada negara lain yang lebih buruk index-nya, maka ranking kita jadi naik. Saya jadi berpikir, kenapa negara kita yang yang pemeluk agama Islamnya tinggi (terbesar di dunia), tetapi kok korupsinya juga banyak? Apalagi kalau kita lihat gairah beragamanya sangat tinggi. Seperti semakin banyaknya sekolah Islam terpadu. Atau ju...

Actually Quite Easy To Move Forward Indonesia

Gambar
(ref: sxc.hu) Is differ the Indonesian, Singaporean, American, Scandinavian (which it said that a corruption-free country)? Same thing. They are so good because they are orderly and obedient to the law. The fact that the Indonesian as well as in foreign countries people. Orderly and law-abiding. Because they afraid of punishment too. Oleh: Mochamad Yusuf* Untuk memajukan negeri ini sebenarnya cukup mudah. Para pemimpin atau siapa saja yang memmiliki kewenangan untuk menegakkan hukum, tinggal menegakkan hukum saja. Tanpa kecuali. Tanpa alasan. Dan tidak ada negosiasi. Apakah bangsa Indonesia beda dengan bangsa Singapura, Amerika, Skandinavia (yang katanya bebas korupsi itu)? Sama saja. Mereka jadi tertib dan hebat karena patuh dengan hukum. Kenyataannya bangsa Indonesia demikian juga kalau di negeri asing. Tertib dan taat hukum. Karena juga takut dengan hukumannya. Seperti fenomena menarik di perbatasan Indonesia - Singapura. Banyak orang Indonesia saat mau berangkat bekerja ke Singap...

Mana Yang Lebih Baik di Android: WhatsApp atau BBM?

Gambar
(ref: androidpit.info) Karena itu, saya ingin membandingkan antara WhatsApp dan BBM saja. Saya bandingkan WhatsApp karena memang ini IM paling populer di dunia dan Android. Sedangkan BBM adalah IM yang populer di Indonesia. Mari kita bandingkan keduanya. Mana yang lebih baik? Oleh: Mochamad Yusuf* Sejak BBM dirilis di Android, pengguna memiliki pilihan lain untuk melakukan instant mesaaging (IM). Ini istilah lain untuk chatting. Selama ini mereka sudah mengenal WhatsApp, Line, Kakao Talk, WeChat dll. Di samping IM yang sudah lama eksistensinya seperti Yahoo Messenger dan GTalk. Penggunaan IM memang semakin meningkat akhir-akhir ini. Karena memang lebih murah. Bertukar pesan bisa tidak terbatas. Karena tidak perlu membayar per pesan. Tidak seperti SMS yang harus bayar per pesan. Kalau kirim tidak beraturan bisa banyak makan pulsa. Selain itu IM bisa juga mengirim file. Memang tidak semua belum terbiasa dengan IM, sehingga pengguna terbanyaknya memang anak muda. Namun kehadiran BBM ter...

Operator Seluler Bagus untuk Internet-an

Gambar
(ref: sxc.hu)Setelah BBM untuk Android dirilis, maka semakin banyak orang yang butuh koneksi internet di HPnya. Wajar kalau terjadi euforia BBM untuk Android ini. Karena perangkat Android beragam tipe dan spesifikasinya sehingga harga juga bervariasi. Dari murah sampai mahal. Sehingga semua lapisan masyarakat bisa membeli menyesuaikan budgetnya. Lalu BBM untuk Android ini gratis. Tidak seperti BBM yang di native HPnya, BB, yang harus berlangganan paket BB (kecuali BB dengan OS 10), maka BBM untuk Android tidak memerlukan langganan. Hanya butuh koneksi internet saja. Tidak harus internetnya dari seluler, dari wifi saja cukup. Jadinya bisa pakai wifi kantor, sekolah, cafe dan tempat-tempat publik yang relatif gratis. Meski begitu, orang masih perlu koneksi internet lewat operator seluler. Karena dengan ketersediaan internet di HPnya, maka tidak perlu bingung lagi cari-cari wifi. Sehingga bisa memastikan bisa BBM-an sepanjang waktu. Atau Whats App-an, Facebook-an, Twitter dan lain-lain. ...

Bonus SMS yang Berubah di AXIS

Gambar
Saya bingung dengan situasi ini. Mulai putus asa. Sudah sampai kepikiran ganti kartu saja. Soalnya berpikir berapa banyak keluar uang kalau saya mengirim banyak SMS. Oleh: Mochamad Yusuf* Beberapa hari lalu saya mengalami kejadian yang tidak biasanya. Normalnya setelah kirim 5 SMS, saya dapat bonus 10.000 SMS. Dari sejumlah SMS itu 9.950 SMS untuk ke pengguna AXIS dan 50 SMS ke operator lain. Kirim 5 SMS berarti saya mengeluarkan uang Rp 500. Karena 1 SMS biayanya Rp 100. Dulu malah 10.000 SMS itu semuanya dapat digunakan ke operator lain. Tapi setelah pergantian skema dari SKA (Sender Keeps All) ke 'Cost Based' jadi hanya 50 SMS. Wajar sih... Karena dengan SKA, operator pengirim tidak dikenakan biaya oleh operator penerima, sehingga AXIS tenang saja memberikan 10.000 SMS itu. Setelah ganti ke 'Cost Based', maka operator penerima meminta biaya. Makanya operator pengirim tidak berani gila-gilaan memberikan bonus SMS. Tapi meski begitu, saya bandingkan bonus AXIS masih p...

Enerlife [17]: Ingin Resigned? Coba Lakukan 11 Hal Berikut!

Gambar
"Kantor sudah tidak kondusif lagi. Bos sudah memberi perintah yang tidak masuk akal. Pekerjaan juga semakin menumpuk. Dan teman-teman yang tidak asyik lagi diajak bekerja sama. Tapi dari sekian itu semua, saya merasa pekerjaan, tanggung jawab dan target pekerjaan tidak sepadan dengan gaji yang aku terima." Oleh: Mochamad Yusuf * Si Indah beberapa waktu terakhir seperti kehilangan semangat pergi bekerja. Bahkan dia terlihat uring-uringan. Sesuatu yang terlihat sepele dan kecil bisa menjadi sumber kemarahannya di rumah. Suami dan anak-anaknya sering kena semprot olehnya. Suaminya yang dulu melihat betapa semangat dan bergairahnya dia saat mau berangkat kerja, menjadi heran. Malamnya sang suami menanyakan hal ini pada istrinya, "Ada apa?" "Kantor sudah tidak kondusif lagi. Bos sudah memberi perintah yang tidak masuk akal. Pekerjaan juga semakin menumpuk. Dan teman-teman yang tidak asyik lagi diajak bekerja sama. Tapi dari sekian itu semua, saya merasa pekerjaan, t...