Postingan

FEATURES

Rahasia Rejeki (76): Rejeki Cinta dan Jodoh

Gambar
Hari ini, 14 Februari, dirayakan sebagai hari Valentine. Momen ini mereka berjanji cinta mereka abadi dan bersatu selamanya. Benarkah janji mereka? Benarkah harapan mereka selalu bersama sampai mati? Oleh: Mochamad Yusuf * Hari ini, 14 Februari, dirayakan oleh sebagian orang sebagai hari Valentine. Hari untuk menunjukkan kasih sayang. Yang memanfaatkan momen istimewa ini kebanyakan adalah kaum muda, khususnya yang lagi kasmaran. Mereka akan saling memberi hadiah, dan berjanji cinta mereka akan abadi. Juga bersama sampai mati. Benarkah janji mereka? Benarkah harapan mereka selalu bersama sampai mati? Dalam perjalanan ke klien, saya dan teman kantor terjebak macet. Saat seperti ini tentu tak dapat bisa kita lakukan kecuali mengisi waktu dengan bercakap-cakap. Harapannya dengan bercakap-cakap tak terasa atau tak perlu stress menunggu redanya macet. Teman kantor ini bercerita tentang kisah cinta yang unik. Ada seorang pria dengan saudara yang banyak, 11 orang. Jadi ada 12 anak termasuk dia...

Rahasia Rejeki (75): Rahasia Jodoh Yang Baik

Gambar
Saya teringat keluhan seorang teman bujang yang ingin mendapat istri sholehah. Saya tanya apa yang sudah dilakukan untuk mencari istri seperti itu? Ternyata pencariannya tak sejalan dengan tujuannya. Oleh: Mochamad Yusuf * Sewaktu jalan-jalan di sebuah mall, istri bertemu dengan teman lama. Dia dulu teman sekost sewaktu awal-awal bekerja di Surabaya. Setelah istri pindah-pindah kerja, dan juga pindah-pindah kost, maka terputuslah komunikasi dengan teman lama ini. Setelah pertemuan di mall itu, komunikasi dengan teman lama tersebut menjadi tersambung kembali. Kadang-kadang telpon ke rumah, meski kata istri seringnya telpon ke kantor. Dan akhirnya menyempatkan juga berkunjung ke rumah. Sambungnya komunikasi ini menyebabkan istri tahu nasib temannya sekarang ini. Ternyata dia sudah janda. Dia sempat menikah sampai 3 kali. Total dari pernikahan ini, dia memiliki 2 anak yang semuanya ikut dia. Dari cerita istri, diketahui teman ini ternyata selalu memiliki suami yang tak baik. Memang awalny...

Rahasia Rejeki (74): Rejeki Awetnya Cinta Sejak Kecil

Gambar
Kisah teman ini memang tidak seperti tokoh di film ‘Up’ yang sudah mengenal sejak kanak-kanak. Namun kisah ini sangatlah indah. Berapa banyak orang yang bisa memelihara kasih sayangnya selama itu? Oleh: Mochamad Yusuf * Meski film kartun, ‘Up’ adalah salah satu film favorit saya. Ada satu hal yang menarik bagi saya. Sang tokoh telah menemukan jodohnya sejak kecil. Bahkan saat sebelum sekolah. Dan terus bersama sampai sang jodoh mendahului dia menghadap sang Ilahi. Mereka memiliki impian sama yang sudah diungkap bersama sejak kecil. Yakni memiliki rumah kecil yang indah di atas bukit dekat air terjun. Selama hidup mereka mengejar impian itu. Meski itu serasa mustahil, bahkan sang tokoh hampir putus asa, sang jodoh selalu memompa semangat mengejarnya. Melihat kebersamaan mereka sejak kecil dan terus sampai maut menjemput, membuat saya terharu. Berapa banyak orang seperti mereka? Sejak kecil memiliki impian bersama, lalu bersatu dan mengejar impian itu selama hidup kebersamaan mereka? Be...

Rahasia Rejeki (73): Rejeki Berhobi dan Bekerja

Gambar
”Ya, enak karena dia bekerja sesuai hobinya. Dia suka bermain gitar. Dan dia melakukannya itu dibayar, ditonton dan diapresiasi oleh orang lain. Jarang ada orang yang bekerja sesuai dengan hobinya.” Oleh: Mochamad Yusuf * Saat jam istirahat kita makan bersama di ruang makan di kantor. Kita bersama-sama duduk mengelilingi meja sambil menonton TV. Dan penguasa TV adalah office boy kita yang menyukai dangdut. Jadinya yang ditonton selalu program ‘Stasiun Dangdut’ di channel JTV. Program ini selalu menampilkan 3 penyanyi dangdut yang beragam. Setiap hari selalu baru. Jadi tak pernah sama setiap harinya. Itu pun masih ada 1 bintang tamu yang biasanya penyanyi ibukota. Suatu ketika penyanyinya cukup belia. Dia masih duduk di bangku sekolah. Meski pakaiannya agak seronok, maklum dangdut, wajah belianya menunjukkan dia menikmati apa yang dilakukan. Sambil bergoyang dia beraksi berduet dengan gitaris. Sang gitaris juga cukup muda berambut gondrong memainkan gitarnya dengan nikmat. Seperti penya...

Rahasia Rejeki (72): Tambah Macet Tambah Rejeki

Gambar
Salah! Kita masih bisa dapat melakukan sesuatu. Ya, memang tak ada kaitannya dengan usaha untuk mencairkan kemacetan. Tapi yang kita lakukan ini malah mencairkan kebekuan yang menghambat rejeki kita. Oleh: Mochamad Yusuf * Kalau tinggal di Jakarta, Surabaya atau kota-kota besar lainnya pasti terbiasa dengan macet. Jumlah kendaraan yang semakin meningkat, namun tak diimbangi dengan lebar jalan membuat kemacetan adalah hal yang lumrah di kota. Terlebih mobilisasi penduduk yang dinamis. Misal: tinggal di Sidoarjo namun kerja di Surabaya. Sehingga kalau pagi di jam bersamaan, berbondong-bondong ke Surabaya. Dan sebaliknya saat petang berdesak-desakan pulang ke rumah di Sidoarjo. Apalagi kalau macetnya disebabkan sesuatu yang bersifat ‘accident’, misal: ada mobil yang as-nya patah, kecelakaan, pohon/iklan billboard tumbang dan lainnya. Ini bisa sangat parah. Karena macetnya total. Tak bisa bergerak. Tentu saat macet adalah saat menjengkelkan. Apalagi kalau cuacanya ekstrem, saat panas sekal...

Rahasia Rejeki (71): Dhuha, Rahasia Rejeki Yang Susah Dilakukan

Gambar
“Saya penasaran, bagaimana dia selalu mendapat bonus yang selalu lebih besar,” kata istri. “Saya memang tak pernah menanyakan rahasia bagaimana mendapat rejeki bonus yang relatif besar itu.” Oleh: Mochamad Yusuf * Saya lihat arloji. Pk 18.45. “Hmm,.. Ada apa ya? Kok tak seperti biasanya,” kata saya dalam hati. Ya, saya ada di sebuah tempat dekat terminal Bungurasih Surabaya. Tadi saya janjian dengan istri ketemu di sini. Memang saya dan istri berangkat kerja bareng. Demikian juga pulangnya. Tapi untuk efisiennya, waktu pulang saya tak menjemputnya di kantor. Tapi saya tunggu di sebuah tempat. Ini tempat pertemuan paling tepat saat dia naik bis dengan tujuan Bungurasih dan rute saya untuk perjalanan ke rumah. Akhirnya setelah lama menunggu, akhirnya dia datang. “Maaf,” katanya, “Tadi tak ada bis. Jadi lama menunggu bis.” Ternyata dia terlambat datang di halte tersebut. Sehingga dia harus menunggu bis lagi yang datang. Namun biasanya lama datang. Di jalan dia bercerita bahwa dia terlamba...

Rahasia Rejeki (70): Rahasia Nasib Teman Lama Kita

Gambar
Mungkin dalam perjalanan hidupnya banyak menemui simpangan yang harus memilih jalur hidup. Sebagian bisa memilih dengan benar, dan sebagian karena sesuatu hal salah memilih. Oleh: Mochamad Yusuf * Apa yang menarik dari Facebook? Banyak. Tapi ada satu hal yang membuat saya tergelitik. Yakni: rahasia nasib! Bahwa tak selalu seperti ini pastinya akan ini. Atau yang itu bisa jadi dulunya ini. Apa itu? Saya mungkin termasuk generasi yang beruntung. Dibesarkan tidak oleh internet, dan dewasa dalam internet. Mulai dari SD sampai lulus kuliah tidak mengetahui internet. Bahkan belajar komputer saat mau lulus sarjana. Itu pun hanya DOS, Word Star dan DBASE. Dengan demikian saya hanya memiliki pemahaman dan cara pikir tradisional. Tapi sekarang harus mulai membiasakan bergaya online. Dulu setelah kita bertemu seseorang dan tak bertemu lagi, akan kehilangan kabar tentangnya. Kita tak akan mengetahui bagaimana keadaaanya sebelum bertemu lagi atau mendapat kabar, tepatnya gosip, dari teman lain. Sek...

Rahasia Rejeki (69): Awet Muda, Rejeki Atau Tidak?

Gambar
Dengan adanya Facebook, kita bisa melihat teman-teman lama kita termasuk awet muda atau boros umur. Banyak teman yang mudah kita kenal. Tak ragu untuk meng-add-nya, karena yakin dia dulu teman kita. Oleh: Mochamad Yusuf * Mungkin benar istilah ‘Baby Face’ itu. Wajah tampak seperti bayi. Yakni kulit halus, wajah penuh senyum, wajah seperti belum mengenal dosa dan sehingga selalu awet muda. Seperti bayi, kita senang menatapnya Mungkin tak banyak orang yang dikarunia ‘Baby Face’ ini. Saya punya saudara sepupu yang memiliki wajah seperti ini. Waktu masih kecil, wajahnya memang seperti bayi. Dan ketika beranjak dewasa wajahnya tetap seperti remaja. Awet muda. Orang-orang seakan tak percaya dia sudah berkeluarga dengan 2 anak, bahkan sudah berkeluarga untuk kedua kalinya setelah perkawinan yang pertamanya kandas. Aneh melihatnya kalau dia menggendong anak-anaknya. ‘Baby Face’ itu karunia. Rejeki yang dianugerahkan, karena itu adalah fisik. Seperti juga berhidung mancung, berkulit putih, bada...

Rahasia Rejeki (68): Semangat, Kunci Penarik Rejeki

Gambar
Mendengar ceritanya yang bersemangat itu, saya percaya dulu dia sukses di kota itu. Juga yakin, bahwa bisnis yang dijalankan sekarang akan sukses pula. Karena terlihat dia optimis dan bersemangat. Oleh: Mochamad Yusuf * Nada dering ponsel saya berbunyi. Saya lihat di layar hanya keluar nomor. Jadi nomor ini tak ada di kontak saya. Berarti nomor tak dikenal alias bukan teman saya. Meski ragu, saya angkat juga panggilan ini. Sebuah suara yang menandakan keriangan dan semangat di ujung telpon. “Assalammualaikum. Ini Yusuf, kan? Aku Hendro, temanmu SMP,” kata suara di seberang. Sejenak saya mengingat-ingat. Lalu saya ingat wajah teman lama, karena hanya sedikit nama Hendro yang saya kenal. “Ya, ampun Dro, lama sekali nggak ketemu. Sejak lulus SMA ya?” sahut saya. “Nggak,” tukas dia, “Kita masih ketemu saat kita kuliah.” “Oh ya, kamu betul,” kata saya mengiyakan. Saya berteman cukup akrab dengannya. Di SMP kita sekelas. Di SMA meski tidak sesekolah lagi, namun masih sekompleks yang terdiri ...

Rahasia Rejeki (67): Rumah Yang Nyaman Adalah Rejeki Lain

Gambar
“Ya, itu merupakan rejeki yang luar biasa. Terlebih lingkungannya begitu kompak, tetangganya baik dan menyenangkan. Bukankah rumah nyaman tak hanya fisik, tapi juga lingkungan fisik dan non fisik?” Oleh: Mochamad Yusuf * Makhluk hidup apapun pasti selalu ingin memiliki rumah. Terlebih makhluk hidup yang bisa bergerak seperti binatang dan manusia. Mereka akan membangun rumah senyaman mungkin untuk bisa didiami. Hewan akan membuat sarang yang pas untuk bisa didiami. Sarang ini nantinya sebagai tempat beranak pinak untuk tetap mempertahankan eksistensinya di dunia. Tentu saja sebelum mereka membuat sarang, mereka akan mencari tempat yang pas. Beberapa hewan akan mencari lokasi yang tepat sebagai favoritnya. Burung elang akan mencari bebatuan di puncak gunung. Berang-berang akan mencari di sekitar sungai yang memiliki banyak pohon. Burung akan mencari pohon yang rimbun daunnya. Demikian juga dengan manusia. Manusia bila memungkinkan akan mencari lokasi yang tepat untuk rumahnya. Rumah di l...