Saya tak bisa membayangkan bagaimana perasaan wanita itu. Anak kandungnya yang telah dilahirkan, dibesarkan sampai tega melakukan hal ini. Apakah anaknya menginginkan ibunya meninggal saja? Dan langsung hilang bagaikan sampah di tumpukan sampah yang menggunung itu? Oleh: Mochamad Yusuf * Wanita tua itu berteriak-teriak minta tolong. Tak ada yang mendengar. Karena siang itu begitu hiruk. Maklum ini sebuah terminal. Tapi dia tetap minta tolong, karena dia sudah tak tahan dengan sinar matahari. Kulitnya sudah mulai melepuh. Dia berteriak-teriak terus, sampai akhirnya suara serak. Dan lama-kelamaan mulai habis. Air matanya sudah kering. Sudah tak bisa lagi menangis. Namun sekarang dia tak berteriak saja, tapi juga berdoa. Dia berteriak pada Tuhan. Doanya sepertinya didengar. Dua tukang becak mendengar. Meski awalnya aneh, seperti ada suara minta tolong, tapi mana mungkin sumber suaranya itu dari tempat sampah. Ya, benar tempat sampah. [TSA, 0/11/2010 subuh] ~~~ <em>Saya membaca beri...